Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Moody’s Kasih Outlook Negatif, Bos Danantara: Roadshow Kita Positif yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Moody’s, ditambah lagi dengan belum memberikan penilaian kredit dasar (baseline credit assessment/BCA) lantaran DIM merupakan entitas bisnis yang baru beroperasi, belum memiliki banyak rekam jejak,. Selain itu, belum beroperasi sebagai entitas usaha mandiri..
Berdasarkan informasi yang dihimpun, prospek peringkat tersebut negatif,” ungkap laporan Moody’s. Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..
Acara tersebut diikuti oleh lebih dari 120 entitas bisnis..
Prioritas diberikan pada Dampak dari Hal ini disebabkan oleh itu, peringkat tersebut, terutama Fokus utama pada didorong oleh keterkaitan dengan pemerintah daripada kekuatan kredit mandiri,berikut pernyataannya: ” jelasnya. Adalah “Oleh,.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa saat ditanya apakah outlook negatif tersebut berpotensi mengganggu minat investor terhadap obligasi Danantara, Rosan membantah anggapan tersebut.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa dengan tujuan jangka panjang di atas sepuluh tahun,” katanya., dilakukan Jadi responsnya sangat positif. Selain itu, kita, ditambah lagi dengan sedang mengkaji kemungkinan kalau kita mau issue.
Jakarta, EWF Praxis – Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani buka suara mengenai pemeringkatan yang diberikan lembaga pemeringkat Moody’s, yakni Baa2 dengan outlook negatif..
Sebagaimana diberitakan, obligasi ini diterbitkan berdasarkan program obligasi jangka menengah (MTN) global DIM senilai US$lima miliar yang diberi peringkat (P) Baa2.
Menurut sumber terpercaya, menurutnya, penerbitan obligasi global Danantara justru memperoleh sambutan yang sangat baik dari investor internasional..
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa itu kan sovereign rating, ya,” kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (23/tujuh/2026)..
Dalam laporannya, Moody’s mencatat peringkat obligasi Danantara ini selaras dengan penilaian kredit pemerintah Hal tersebut disampaikan dalam keterangan resmi..
Dari hasil penelusuran, meski begitu, Moody’s menilai DIM memiliki tingkat likuiditas yang baik Demikian informasi yang berhasil dihimpun..
Rosan memaparkan bahwa outlook negatif tersebut merupakan bagian dari penilaian terhadap sovereign rating Nusantara, bukan mencerminkan kondisi fundamental Danantara secara khusus..
Dengan tujuan obligasi senior tanpa jaminan dalam mata uang dolar AS yang akan diterbitkan oleh Danantara Investment Management (DIM), dilakukan “Moody’s Ratings (Moody’s) telah memberikan peringkat Baa2.
Justru kan saya sampaikan, kita kan kemarin menerbitkan obligasi lima tahun, sepuluh tahun, responsnya, ditambah lagi dengan sangat-sangat positif,” kata Rosan..
Dampak dari Hal ini disebabkan oleh kita melakukan roadshow dari Singapura, Hong Kong, kemudian, ditambah lagi dengan Jepang, Boston, New York, London, responsnya sangat positif adalah “Lebih dari 120 entitas bisnis.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa ia membuka informasi, antusiasme investor yang positif terlihat dari roadshow yang dilakukan Danantara di sejumlah pusat keuangan dunia, mulai dari Singapura, Hong Kong, Jepang, Boston, New York, hingga London.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, hal ini disebut mencerminkan keterkaitan kredit antara Danantara Investment Management (DIM). Selain itu, pemerintah, mengingat perseroan merupakan entitas usaha dari BPI Danantara yang dikelola negara..
Hal tersebut didukung oleh suntikan modal dari BPI Danantara seiring dengan upaya DIM membangun pendanaan eksternal, termasuk penerbitan obligasi perdananya beberapa waktu lalu. Demikian informasi yang berhasil dihimpun..
Perkembangan terkait Moody’s Kasih Outlook Negatif, Bos Danantara: Roadshow Kita Positif akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah
- Harga Perak Spot Melonjak Tajam pada 2 September
