Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Reli IHSG Dijegal Asing yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Nilai transaksi mencapai sebesar Rp23 ,89 triliun dengan volume 59,78 miliar efek ekuitas.
Namun memasuki sesi kedua, tekanan jual meningkat tajam hingga posisi akhir perdagangan berubah menjadi net foreign sell Rp1 ,224 triliun..
Menurut sumber terpercaya, tidak hanya itu, PT Telkom Nusantara (Persero) Tbk (TLKM) Rp29 ,dua miliar., ditambah lagi dengan melengkapi Selanjutnya PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dilepas Rp367 ,sembilan miliar, PT Bank Rakyat Nusantara (Persero) Tbk (BBRI) Rp98 ,lima miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp130 ,tiga miliar, Perkembangan ini menjadi perhatian banyak pihak..
Sebagaimana diberitakan, setelah sempat melesat lebih dari satu% pada sesi pertama, laju IHSG dijegal aksi jual investor asing pada sesi kedua hingga indeks ditutup melemah nol,30% ke level enam.315,31..
Artinya, hanya dalam satu sesi perdagangan terjadi pembalikan arus dana asing sekitar dana Rp1 ,39 triliun, yang menghapus seluruh kenaikan IHSG pada pagi hari. Informasi ini diperoleh dari berbagai sumber terpercaya..
Sebagaimana diberitakan, sebanyak 343 efek ekuitas menguat, 309 melemah,. Selain itu, 313 stagnan..
Aksi jual asing terkonsentrasi pada efek ekuitas-efek ekuitas berkapitalisasi besar, dipimpin PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan net sell nominal Rp484 ,tiga miliar Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..
Selengkapnya berikut sepuluh efek ekuitas dengan net sell asing terbesar: .
Pembalikan arah IHSG sejalan dengan perubahan arus dana asing.
Pada akhir sesi pertama, investor asing masih membukukan net buy sebesar Rp164 ,enam miliar.
Mendahului berbalik turun hingga menyentuh level terendah enam.306,65, terjadi Berdasarkan data perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi enam.454,31.
Jakarta, EWF Praxis — Reli Indeks Harga efek ekuitas Gabungan (IHSG) gagal bertahan pada perdagangan Kamis (23/tujuh/2026).
Perkembangan terkait Reli IHSG Dijegal Asing akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Indeks Nikkei 225 Naik 0,79% Didorong Harapan Kenaikan Suku Bunga BOJ
- Video: IHSG Menguat Tapi Rupiah Tertahan di Rp 17.300/USD, Ada Apa?
