Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait JARR Gelar RUPSLB Di Tengah Rumor Haji Isam Mau Caplok BYAN yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Namun belum dijelaskan lebih lanjut apa agenda RUPSLB yang akan diselenggarakan perseroan itu..
Dalam kondisi memenuhi persyaratan yakni harus sudah diterima oleh Direksi Perseroan melalui surat tercatat paling lambat tujuh (tujuh) hari, maka Mendahului tanggal Pemanggilan Rapat., terjadi Setiap usulan Pemegang efek ekuitas akan dimasukkan dalam mata acara Rapat Demikian informasi yang berhasil dihimpun..
Sebagaimana diberitakan, pemegang efek ekuitas yang berhak mengusulkan mata acara rapat adalah satu (satu) Pemegang efek ekuitas atau lebih yang mewakili satu/dua puluh (satu per dua puluh) atau lebih dari jumlah seluruh efek ekuitas dengan hak suara. Demikian informasi yang berhasil dihimpun..
Bagi Pemegang efek ekuitas yang berhak hadir dalam Rapat yang sahamnya dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI, dapat memberikan kuasa kepada Biro Administasi Efek Perseroan yaitu PT Adimitra Jasa Korpora, melalui fasilitas Electronic General Meeting System KSEI (eASY.KSEI) dalam tautan https://akses.ksei.co.id/ yang disediakan oleh KSEI sebagai mekanisme pemberian kuasa secara elektronik dalam proses penyelenggaraan Rapat. Hal tersebut disampaikan dalam keterangan resmi..
Dari hasil penelusuran, haji Isam dirumorkan tengah bersiap mengambil alih sekitar sebesar 62 persen efek ekuitas entitas bisnis tambang batu bara tersebut..
Jakarta, EWF Nusantara – Di tengah rumor akuisisi efek ekuitas PT Bayan Resources Tbk (BYAN) oleh pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, entitas bisnis miliknya PT JHONLIN AGRO RAYA Tbk (JARR) mengumumkan akan mengadakan Rapat Umum Pemegang efek ekuitas Luar Biasa (RUPSLB) pada hari Senin, tanggal 21 September lalu 2026.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa sesuai ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor lima belas/POJK.04/2020 tentang Rencana. Selain itu, Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang efek ekuitas entitas bisnis Terbuka dan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, Pemanggilan dan mata acara Rapat akan diumumkan pada hari Jumat, tanggal 28 Agustus lalu 2026 melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web pasar modal Efek Nusantara dan situs web Perseroan. Hal tersebut disampaikan dalam keterangan resmi..
Dalam kondisi Haji Isam bersama pemegang efek ekuitas pengendali Bayan Resources, Dato’ Low Tuck Kwong,, kemudian Tidak hanya itu, pemilik Republik Korpora Nusantara (RKI) Norman Joesoef terlihat melakukan peninjauan area operasional tambang BYAN di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Sabtu (lima belas/delapan/2026)., ditambah lagi dengan melengkapi Rumor itu mencuat, maka Pasca laporan dari sebuah media daring menyebutkan.
Dalam perkembangannya, berdasarkan keterbukaan informasi di pasar modal Efek Nusantara (BEI), seperti dikutip Senin (tujuh belas/delapan/2026), yang berhak menghadiri atau diwakili dalam Rapat adalah Pemegang efek ekuitas Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang efek ekuitas pada hari Kamis, tanggal 27 periode Agustus 2026 sampai pukul enam belas:00 WIB atau pemilik rekening efek di Penitipan Kolektif PT Kustodian Sentral Efek Nusantara (KSEI) pada penutupan perdagangan efek ekuitas pada hari Kamis, tanggal 27 periode Agustus 2026..
Perkembangan terkait JARR Gelar RUPSLB Di Tengah Rumor Haji Isam Mau Caplok BYAN akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Bareng Danantara, Prospek Pasar Segmen Enterprise Telkom Bakal Meroket
- Video: RI Kena Tarif 104% Dari Trump, IHSG Tiba-tiba Amblas 2%
