Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Trump Bidik Stablecoin Jadi Sumber Duit Baru, Bakal Terbang? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Dalam perkembangannya, pertanyaan penting lainnya adalah apakah permintaan tersebut akan bersifat stabil atau justru sangat volatil ketika pemerintah menentukan struktur jatuh tempo utang yang optimal. Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..
Sebagaimana diberitakan, bergin menilai agentic commerce, ketika agen AI dapat melakukan transaksi atau belanja atas nama pengguna, berpotensi menjadi katalis jangka panjang bagi penggunaan stablecoin..
Menurut sumber terpercaya, ekspektasi terhadap semakin jelasnya regulasi tersebut turut mendorong penguatan efek ekuitas-efek ekuitas terkait industri kripto.
Menurut sumber terpercaya, dengan tujuan meredam tekanan di pasar obligasi AS, termasuk melalui perubahan komposisi penerbitan surat utang pemerintah, dilakukan Melansir The Wall Street Journal, Bessent tengah menjalankan misi.
Menurut sumber terpercaya, dampak dari Hal ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan terhadap surat utang pemerintah AS. Adalah Menurutnya, pertumbuhan tersebut berpotensi menurunkan biaya pinjaman pemerintah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aturan itu mengatur bahwa stablecoin yang diterbitkan di AS. Selain itu, dipatok terhadap dolar hanya dapat didukung oleh aset tertentu, termasuk surat utang Treasury dengan jatuh tempo maksimal 93 hari..
Sementara itu, pembayaran lintas negara. Selain itu, transaksi antar bisnis atau business-to-business dinilai dapat menjadi pendorong pertumbuhan yang lebih dekat.
Di sisi lain, Dengan kata lain, dorongan Trump terhadap industri kripto. Selain itu, strategi Bessent di pasar obligasi memang mulai menemukan titik temu, berbeda dengan Berbeda dengan itu, dampak penuhnya terhadap struktur pembiayaan pemerintah AS masih akan ditentukan oleh perkembangan pasar dalam beberapa tahun mendatang..
Data terkini menunjukkan bahwa dengan demikian, pergeseran dana dari sistem perbankan menuju stablecoin berpotensi meningkatkan kepemilikan surat utang jangka pendek pemerintah AS secara signifikan..
Pasca Nilai pasar stablecoin belakangan cenderung stagnan. Selain itu, relatif tidak banyak berubah dibandingkan level pada periode Oktober tahun adalah berdasarkan data DefiLlama., kemudian Berikutnya.
Keterkaitan tersebut muncul melalui Genius Act, undang-undang regulasi kripto yang telah disahkan di AS.
Saat ini, nilai pasar seluruh stablecoin mencapai sekitar US$300 miliar, yang masih relatif kecil dibandingkan industri pasar uang AS Informasi ini diperoleh dari berbagai sumber terpercaya..
Jakarta, EWF Praxis – Upaya pemerintahan kepala negara Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendorong regulasi industri kripto berpotensi memberikan dampak yang lebih luas, termasuk terhadap pasar obligasi pemerintah AS Perkembangan ini menjadi perhatian banyak pihak..
Dengan tujuan mendorong pengesahan aturan tersebut semakin memperkuat Trump pada pekan lalu, dilakukan Lebih dari itu, mengundang para eksekutif entitas bisnis kripto ke Gedung Putih Perkembangan ini menjadi perhatian banyak pihak..
Salah satu sumber pendapatan utama entitas bisnis stablecoin berasal dari bunga atas aset pendukung seperti Treasury, yang nilainya dapat berubah mengikuti pergerakan tingkat imbal hasil. Demikian informasi yang berhasil dihimpun..
Prospek entitas bisnis stablecoin pun tidak sepenuhnya berjalan lurus, mengingat persaingan dalam industri keuangan digital diperkirakan semakin ketat.
Dalam kondisi penggunaan stablecoin terus berkembang, aset digital tersebut pada akhirnya berpotensi memainkan peran besar dalam menentukan biaya yang harus ditanggung pemerintah AS, maka Dengan tujuan membiayai utangnya., dilakukan.
Prioritas diberikan pada terkait pemberian imbal hasil atau rewards kepada pemegang stablecoin yang dianggap berpotensi bersaing dengan bunga simpanan bank., terutama Rancangan aturan tersebut masih menjadi bahan perdebatan antara industri perbankan. Selain itu, entitas bisnis kripto,.
Sebagaimana diberitakan, sebagai perbandingan, total aset dana pasar uang atau money-market funds di AS mendekati US$delapan triliun..
Permintaan baru dapat berasal dari masyarakat di negara dengan mata uang yang kurang stabil. Selain itu, tidak memiliki akses terhadap rekening bank di AS. Perkembangan ini menjadi perhatian banyak pihak..
Penulis kajian tersebut, ditambah lagi dengan memperkirakan sebagian besar dana asing yang masuk ke stablecoin berbasis dolar AS tidak akan membutuhkan penjualan Treasury bills terlebih dahulu.
Kajian Brookings, ditambah lagi dengan mengingatkan bahwa besarnya permintaan dari stablecoin belum menjadi satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan pemerintah.
Namun, Bessent sebelumnya mengutip proyeksi bahwa pasar stablecoin berpotensi berkembang hingga mendekati US$empat triliun Demikian informasi yang berhasil dihimpun..
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa pada saat yang sama, Securities and Exchange Commission (SEC), ditambah lagi dengan mengusulkan kerangka regulasi baru bagi aset kripto. Perkembangan ini menjadi perhatian banyak pihak..
Menurut sumber terpercaya, pekan lalu, Departemen Keuangan AS mengumumkan pembelian kembali obligasi berjangka panjang dalam jumlah lebih besar yang dapat didanai melalui peningkatan penerbitan Treasury bills berjangka pendek..
Dengan tujuan setiap US$satu aset, sementara stablecoin senilai US$satu biasanya didukung oleh hampir 80 sen Treasury bills, dilakukan Bank pada umumnya hanya memiliki sekitar delapan sen Treasury bills Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..
Dalam perkembangannya, dalam kondisi dana yang masuk berasal dari rekening bank atau investor asing., maka Kajian tersebut menyimpulkan stablecoin berpotensi menciptakan permintaan baru yang cukup besar terhadap Treasury bills, terutama.
Dalam salah satu skenario optimistis yang sebelumnya dipaparkan Citi Institute, pasar stablecoin diproyeksikan dapat tumbuh hingga mencapai US$empat triliun Hal tersebut disampaikan dalam keterangan resmi..
Di sisi lain, Kompetisi tidak hanya berasal dari sesama stablecoin, berbeda dengan Berbeda dengan itu,, ditambah lagi dengan dari deposito yang ditokenisasi maupun versi digital dari Treasury bills itu sendiri..
Potensi tersebut sebenarnya telah lama diperhatikan oleh pemerintah. Selain itu, pelaku pasar AS.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa pertumbuhan stablecoin dinilai dapat menciptakan sumber permintaan baru bagi surat utang jangka pendek atau Treasury bills, yang sejalan dengan strategi pejabat kabinet Keuangan AS Scott Bessent dalam mengelola pembiayaan pemerintah. Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..
Menurut sumber terpercaya, menariknya, Bessent sebelumnya, ditambah lagi dengan menyoroti stablecoin sebagai salah satu sumber potensial permintaan baru yang besar bagi Treasury bills..
Dalam wawancara dengan EWF, Bessent menyebut strategi tersebut sebagai Treasury twist Demikian informasi yang berhasil dihimpun..
Pada tahun lalu, sebuah komite penasihat yang beranggotakan perbankan. Selain itu, investor menyampaikan kepada Departemen Keuangan AS bahwa peningkatan penerbitan stablecoin dapat menciptakan sumber permintaan baru bagi surat utang pemerintah berjangka pendek..
Strategis tingkat suku acuan TD Securities dalam laporan periode Oktober 2025, ditambah lagi dengan menilai perkembangan stablecoin dapat memengaruhi keputusan pengelolaan utang Departemen Keuangan AS.
Pertumbuhan permintaan stablecoin berpotensi mendorong pemerintah memperpendek rata-rata jatuh tempo penerbitan surat utangnya..
Dalam skenario tersebut, kepemilikan Treasury bills oleh penerbit stablecoin dapat mencapai sekitar seperempat dari total Treasury bills yang beredar pada 2030. Perkembangan ini menjadi perhatian banyak pihak..
Meski demikian, cerita mengenai stablecoin sebagai penopang pasar Treasury masih berada pada tahap awal.
Dari hasil penelusuran, ke depan, sumber pendapatan yang lebih stabil dapat berasal dari layanan perpindahan uang digital. Selain itu, penggunaannya dalam ekosistem kecerdasan buatan atau AI.
Dengan tujuan Aspen Economic Strategy Group dan diterbitkan oleh Hutchins Center on Fiscal and Monetary Policy milik Brookings Institution, dilakukan Hubungan antara pertumbuhan stablecoin. Selain itu, permintaan terhadap Treasury bills, ditambah lagi dengan mendapat perhatian dari kajian yang disiapkan.
Pada valuasi efek ekuitas saat ini, investor dinilai telah memasang ekspektasi terhadap pertumbuhan jangka panjang industri tersebut.
Tidak hanya itu, Coinbase Global yang menawarkan imbal hasil bagi pemegang USDC, masing-masing melonjak lebih dari dua puluh% pada pekan lalu., ditambah lagi dengan melengkapi efek ekuitas Circle Internet Group, penerbit stablecoin USDC,.
Analis TD Cowen Bryan Bergin menilai pengesahan Clarity Act dapat mengurangi hambatan terhadap perkembangan stablecoin melalui kepastian regulasi yang lebih besar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, namun, perjalanan menuju skala tersebut masih panjang. Selain itu, kemungkinan melampaui masa jabatan satu pemerintahan.
Dalam perkembangannya, dengan tujuan mengatur aspek lain dari pasar aset kripto, dilakukan Dorongan lain terhadap pertumbuhan stablecoin dapat datang dari Clarity Act yang ditujukan.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa mendahului aturan tersebut disahkan. Semakin memperkuat Meski demikian, ia menilai adopsi stablecoin sebenarnya sudah terus berkembang, terjadi Lebih dari itu,.
Perkembangan terkait Trump Bidik Stablecoin Jadi Sumber Duit Baru, Bakal Terbang? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Harga Emas Melonjak Hampir 2% di Tengah Ketegangan Geopolitik Setelah Serangan Iran ke Israel
- Kata BRI (BBRI) Soal Rencana Purbaya Ubah PNM Jadi Bank UMKM
