0 0
Read Time:3 Minute, 0 Second

Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Jangan Panik! Bos BI Beberkan ‘Jurus Jitu’ Agar Tak Jadi Korban Scam yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Dengan tujuan bereaksi, cek ketiga hal tadi,disebutkan dalam keterangan, ” katanya., dilakukan “Jangan buru-buru bereaksi, tunggu sepuluh menit.

Data terkini menunjukkan bahwa dengan tujuan semakin waspada terhadap berbagai modus penipuan digital atau scam yang marak terjadi seiring pesatnya perkembangan transaksi keuangan digital., dilakukan Jakarta, EWF Praxis – Deputi Gubernur Bank Nusantara (BI) Filianingsih Hendarta mengingatkan masyarakat.

Menurut sumber terpercaya, di sisi lain, menurut pernyataan, “Kadang dia menggunakan logonya kalau WA ya dia menggunakan logo bank tertentu, berbeda dengan Berbeda dengan itu, kita tahu biasanya bank tidak menggunakan nomor-nomor WA biasa ya,” kata Filianingsih..

Setelah Dalam kondisi panik tersebut, korban, selanjutnya diminta memberikan informasi sensitif seperti PIN, nomor rekening, hingga kode OTP (one time password)..

Dengan tujuan mengelabui korban., dilakukan berdasarkan Filianingsih, pelaku kejahatan siber saat ini tidak selalu mengandalkan kemampuan meretas sistem (hacker), melainkan memanfaatkan teknik social engineering atau manipulasi psikologis.

Filianingsih menyatakan berbagai modus penipuan yang banyak ditemukan saat ini antara lain penggunaan call center palsu, pencurian kode OTP, rekening fiktif, hingga tautan donasi palsu..

Cari di aplikasi bank kita biasanya pakai apa,” ujarnya..

Di sisi lain, Mereka nggak perlu hacker, berbeda dengan Berbeda dengan itu, cukup memahami psikologi,” kata Filianingsih dalam Lampung Financial Festival 2026, Sabtu (lima/sembilan/2026)..

Kedua, memastikan informasi melalui kanal resmi.

Lalu mereka menanyakan ‘untuk itu bisa dibantu tolong diberikan PIN-nya, tolong diberikan nomor tabungan. Selain itu, lain-lain’.

Filianingsih menegaskan kode OTP, PIN, maupun kata sandi tidak boleh dibagikan kepada siapa pun..

Ia memaparkan salah satu modus yang kerap digunakan adalah menghubungi calon korban melalui pesan WhatsApp atau telepon dengan mengatasnamakan bank maupun platform e-commerce.

Data terkini menunjukkan bahwa ia mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai tautan maupun nomor telepon yang dikirimkan melalui pesan singkat. Perkembangan ini menjadi perhatian banyak pihak..

Dengan tujuan memverifikasi informasi, dilakukan Mendahului mengambil tindakan., terjadi Ia menyarankan memberi jeda sekitar sepuluh menit.

Pertama, memeriksa identitas pihak yang menghubungi.

Ketiga, menjaga kerahasiaan data pribadi. Selain itu, kode keamanan.

“Jangan percaya pada link atau nomor dari chat Hal tersebut disampaikan dalam keterangan resmi..

Menurut sumber terpercaya, “Nah, ini social engineering, ilmu menipu zaman now Perkembangan ini menjadi perhatian banyak pihak..

Masyarakat diminta memastikan apakah nomor tersebut benar-benar berasal dari lembaga resmi atau justru nomor baru yang mencurigakan..

Karena itu, BI terus mengampanyekan pentingnya kewaspadaan konsumen melalui slogan seperti yang dikutip, “Kalau Ragu, Stop Dulu”. Hal tersebut disampaikan dalam keterangan resmi..

“Nah kita panik kan, wah ini kita jangan-jangan kita di-hack ini apa Informasi ini diperoleh dari berbagai sumber terpercaya..

Ke pacar pun nggak boleh dibagi ya,” tegasnya. Hal tersebut disampaikan dalam keterangan resmi..

Data terkini menunjukkan bahwa dampak dari Pelaku biasanya menginformasikan adanya transaksi mencurigakan adalah membuat korban panik..

Dengan tujuan menghindari menjadi korban penipuan digital., dilakukan Menurutnya, terdapat tiga langkah utama yang harus dilakukan masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, “Dan jaga kode, jangan pernah kasih kode OTP, PIN, password rahasia, tidak boleh dibagi.

Dengan tujuan tidak terburu-buru merespons pesan atau panggilan yang mencurigakan, dilakukan Selain itu, Filianingsih menyarankan masyarakat.

Perkembangan terkait Jangan Panik! Bos BI Beberkan ‘Jurus Jitu’ Agar Tak Jadi Korban Scam akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures

Baca juga:

About Post Author

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *