0 0
Read Time:2 Minute, 36 Second

Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Kospi Korsel dan Nikkei Jepang Anjlok, Bursa Asia Dibuka Melemah yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Data CPI menjadi salah satu indikator penting yang akan memengaruhi keputusan Federal Reserve (The Fed) terkait tingkat suku acuan pada pertemuan enam belas pada September mendatang.

Berdasarkan perdagangan Fed funds futures, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan tingkat suku acuan sekitar 71%, berdasarkan CME Group melalui alat FedWatch..

Pasca efek ekuitas-efek ekuitas Amerika Serikat (AS) tertekan oleh lonjakan harga minyak pada perdagangan Kamis., kemudian Penurunan pasar modal Asia terjadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, indeks acuan Korea Selatan, Kospi, anjlok dua,tujuh%..

Sebagaimana diberitakan, kenaikan harga minyak turut mendorong imbal hasil surat utang AS atau Treasury.

Bermula dari sembilan belas pada Mei di tengah berlanjutnya konflik antara AS dan Iran yang telah memasuki bulan ketujuh., berlanjut dengan Kontrak minyak AS. Selain itu, Brent mencatat harga penutupan tertinggi.

PPI meningkat nol,empat% secara bulanan. Selain itu, naik lima,empat% secara tahunan, yang menunjukkan tekanan kenaikan harga umum di tingkat grosir masih tinggi..

Dengan tujuan menaikkan tingkat suku acuan pada periode September., dilakukan Menurutnya, CPI yang sesuai dengan konsensus akan menjadi bulan keempat berturut-turut dengan data kenaikan harga umum yang menggembirakan. Selain itu, mengurangi tekanan bagi The Fed.

Menurut sumber terpercaya, chief Economist AS di Natixis CIB Americas Christopher Hodge menyatakan hasil CPI akan menjadi faktor kunci dalam menentukan apakah The Fed mempertahankan tingkat suku acuan atau menaikkannya pada pekan depan Informasi ini diperoleh dari berbagai sumber terpercaya..

Disebutkan dalam keterangan, “Jika kenaikan harga umum lebih tinggi dari konsensus, kami memperkirakan kenaikan tingkat suku acuan pada pertemuan pekan depan,” ujar Hodge..

Di sisi lain, indeks S&P/ASX 200 Australia melemah satu% berbeda dengan Sementara itu, indeks Nikkei 225 Jepang turun dua,enam%, Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..

Dengan tujuan periode Agustus yang dirilis pada Kamis, dilakukan Pelaku pasar, ditambah lagi dengan mencermati data indeks harga produsen (Producer Price Index/PPI) AS.

Dengan tujuan bulan Agustus yang akan diumumkan pada Jumat, dilakukan Selanjutnya, perhatian investor tertuju pada rilis data indeks harga konsumen (Consumer Price Index/CPI) AS Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..

Ekonom yang disurvei Dow Jones memperkirakan CPI meningkat nol,empat% secara bulanan. Selain itu, mencapai tiga,empat% secara tahunan..

Melansir EWF, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melonjak menembus US$100 per barel.

Jakarta, EWF Praxis – pasar modal efek ekuitas Asia-Pasifik bergerak melemah pada perdagangan Jumat (sebelas/sembilan/2026), dengan efek ekuitas Korea Selatan. Selain itu, Jepang memimpin penurunan di kawasan tersebut.

Dalam perkembangannya, bermula dari pada Oktober 2023., berlanjut dengan Imbal hasil US Treasury sepuluh tahun menembus empat,95%. Selain itu, mencapai level tertinggi.

Perkembangan terkait Kospi Korsel dan Nikkei Jepang Anjlok, Bursa Asia Dibuka Melemah akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures

Baca juga:

About Post Author

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *