Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Asing Buang Saham Rp3,36T Sepekan, Begini Nasib BBCA yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan ke pasar modal Efek Nusantara (BEI), Beauty Brands International Pte Ltd melepas seluruh kepemilikannya di VICI sebanyak satu,677 miliar efek ekuitas atau setara 25% efek ekuitas perseroan. Perkembangan ini menjadi perhatian banyak pihak..
Di sisi jual, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi efek ekuitas yang paling banyak dilepas investor asing dengan nilai net sell mencapai nominal Rp1 ,48 triliun.
Pada hari yang sama, Sukses Sejati Sejahtera menyampaikan informasi pembelian efek ekuitas VICI dalam jumlah. Selain itu, harga yang sama, yakni satu,677 miliar efek ekuitas pada harga dana Rp747 per efek ekuitas.
Berikut daftar sepuluh efek ekuitas dengan net sell asing terbesar sepanjang perdagangan tujuh-sebelas pada September 2026:.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa pT Charoen Pokphand Nusantara Tbk (CPIN) – dana Rp355 ,delapan miliar5 Demikian informasi yang berhasil dihimpun..
Pasca Seiring dengan aksi jual asing, efek ekuitas BBCA terkoreksi enam,tiga% selama sepekan adalah ke level enam.325 atau posisi terendah dalam tiga pekan terakhir. , kemudian Berikutnya.
Aksi jual asing tersebut terjadi ketika IHSG mengalami tekanan sepanjang pekan.
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) – Rp356 ,tiga miliar4.
Dengan tujuan penanaman modal., dilakukan Tujuan transaksi disebut.
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) – dana Rp111 ,delapan miliar10.
Menurut sumber terpercaya, sementara itu, di posisi berikutnya, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dilepas asing dengan nilai dana Rp356 ,tiga miliar, disusul PT Charoen Pokphand Nusantara Tbk (CPIN) sebesar dana Rp355 ,delapan miliar..
Investor asing mencatatkan nilai pembelian efek ekuitas (foreign buy) sebesar sebesar Rp22 ,tujuh triliun, sementara nilai penjualan (foreign sell) mencapai sebesar Rp26 ,06 triliun.
Dengan demikian, asing membukukan net sell sebesar sebesar Rp3 ,361 triliun..
Jakarta, EWF Praxis — Investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih atau net foreign sell di pasar efek ekuitas Nusantara sepanjang perdagangan tujuh-sebelas pada September 2026.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) – Rp1 ,48 triliun2.
PT Astra International Tbk (ASII) – nominal Rp78 ,tiga miliar.
Berdasarkan data pergerakan indeks, IHSG terkoreksi satu,66% dalam lima hari perdagangan. Selain itu, ditutup di level enam.541,38 pada Jumat (sebelas/sembilan/2026)..
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) – sebesar Rp173 ,sembilan miliar7.
Aksi jual, ditambah lagi dengan menyasar efek ekuitas PT Indosat Tbk (ISAT) dengan nilai net sell dana Rp293 ,enam miliar.
Posisi tersebut menjadikan BBCA sebagai efek ekuitas dengan tekanan jual asing terbesar selama sepekan..
Dalam perkembangannya, pT Kalbe Farma Tbk (KLBF) – senilai Rp157 ,empat miliar8.
Selanjutnya, efek ekuitas PT Victoria Care IndonesiaTbk (VICI) mencatatkan net sell sebesar sebesar Rp1 ,25 triliun. Sebagai informasi, transaksi tersebut dilakukan melalui pasar negosiasi. Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..
Nilai jual bersih asing mencapai sebesar Rp3 ,36 triliun di tengah pelemahan Indeks Harga efek ekuitas Gabungan (IHSG) selama sepekan..
Sementara itu, efek ekuitas PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan net sell sebesar Rp173 ,sembilan miliar..
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa pT Alamtri Resources Nusantara Tbk (ADRO) – nominal Rp112 ,delapan miliar9.
PT Victoria Care Nusantara Tbk (VICI) – senilai Rp1 ,25 triliun3.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sukses Sejati Sejahtera, ditambah lagi dengan tercatat sebagai pihak yang merupakan anggota Direksi VICI dalam laporan kepemilikan tersebut..
Dengan transaksi tersebut, kepemilikan Sukses Sejati Sejahtera di VICI meningkat dari sebelumnya empat,02 miliar efek ekuitas atau 59,95% menjadi lima,69 miliar efek ekuitas atau 84,95%.
Perkembangan terkait Asing Buang Saham Rp3,36T Sepekan, Begini Nasib BBCA akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Asing Net Buy Rp 835,8 Miliar di Sesi 1, Saham Ini Diincar
- BTN (BBTN) Rampungkan Pengalihan Aset Kredit dari SMBC Indonesia
