0 0
Read Time:2 Minute, 4 Second

Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait IHSG Sesi 1 Keok, Asing Jualan Saham Rp 1,14 Triliun yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Data terkini menunjukkan bahwa berdasarkan data perdagangan BINA, terdapat transaksi dalam jumlah besar di pasar negosiasi dengan nilai sekitar sebesar Rp738 miliar pada harga sebesar Rp4 .100 per efek ekuitas.

Data terkini menunjukkan bahwa jakarta, EWF Praxis – Investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net foreign sell cukup besar di pasar modal Efek Nusantara (BEI) pada perdagangan Jumat (delapan belas/sembilan/2026).

Sebagaimana diberitakan, kapitalisasi pasar terkikis menjadi sebesar Rp11 .266 triliun.  Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..

PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) menjadi efek ekuitas dengan net buy asing terbesar hingga tengah hari, mencapai nominal Rp41 ,09 miliar, disusul PT Astra International Tbk (ASII) nominal Rp22 ,40 miliar. Selain itu, PT Adaro Andalan Nusantara Tbk (AADI) nominal Rp15 ,59 miliar..

Efek ekuitas PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi efek ekuitas dengan net sell asing terbesar, mencapai nominal Rp222 ,05 miliar..

Investor asing mencatatkan transaksi beli sebesar nominal Rp1 ,32 triliun. Selain itu, transaksi jual mencapai nominal Rp2 ,46 triliun.  Informasi ini diperoleh dari berbagai sumber terpercaya..

Menariknya, di tengah aksi jual tersebut, asing masih mencatatkan pembelian pada sejumlah efek ekuitas.

Sebanyak 429 efek ekuitas turun, 213 naik,. Selain itu, 321 tidak bergerak.  Demikian informasi yang berhasil dihimpun..

Di pasar reguler, sejumlah efek ekuitas menjadi sasaran aksi jual asing.

Dampak dari Hal ini disebabkan oleh pasar, ditambah lagi dengan diwarnai transaksi jumbo di efek ekuitas PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA). Adalah Namun, besarnya angka net sell tersebut perlu dicermati.

Transaksi tersebut melibatkan sekitar 180 juta efek ekuitas..

Nilai transaksi tercatat sebesar sebesar Rp7 ,49 triliun, melibatkan empat belas,36 miliar efek ekuitas dalam satu,07 juta kali transaksi.

Adapun Indeks Harga efek ekuitas Gabungan (IHSG) ditutup turun 22,69 poin atau -nol,35% ke level enam.439,74.

Hingga perdagangan sesi I, net foreign sell tercatat mencapai nominal Rp1 ,empat belas triliun..

Perkembangan terkait IHSG Sesi 1 Keok, Asing Jualan Saham Rp 1,14 Triliun akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures

Baca juga:

About Post Author

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *