Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Bareskrim Tangkap DPO Kasus Judi Online di Thailand, Ini Penampakannya yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Jakarta, EWFΒ Nusantara – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri berhasil menangkap. Selain itu, membawa pulang tersangka berinisial FP yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait perkara perjudian online yang melibatkan sejumlah situs judi internasional.
FP diketahui telah meninggalkan Nusantara. Selain itu, berada di luar negeri..
Menurut pernyataan, “Pada malam hari ini kami dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, bersama dengan SET NCB Interpol. Selain itu, tentunya dibantu oleh Imigrasi, melakukan penangkapan terhadap tersangka FP,” kata Setyo di Jakarta, Jumat (25/sembilan/2026)..
Berdasarkan hasil penyidikan, perputaran uang dari aktivitas perjudian online pada ketiga situs tersebut dalam periode periode Januari hingga periode April 2026 mencapai sekitar Rp1 triliun..
Tidak hanya itu, keterkaitan para pihak lainnya., ditambah lagi dengan melengkapi Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian perkara, termasuk peran FP.
Menurut sumber terpercaya, saat ini, FP telah berada di Nusantara. Selain itu, selanjutnya menjalani proses hukum atas dugaan keterlibatannya dalam perkara perjudian online tersebut Perkembangan ini menjadi perhatian banyak pihak..
Setyo memaparkan, FP merupakan tersangka dalam perkara perjudian online yang melibatkan situs Empire88, 1XBET,. Selain itu, AJ8KEREN.
Setelah Koordinasi, selanjutnya dilanjutkan dengan pihak Thailand.
Seperti yang dikutip, “Tersangka tersebut, ditambah lagi dengan melarikan diri ke luar negeri. Selain itu, dengan kerja sama kami dengan pihak Thailand, kami dapat menangkap yang bersangkutan dan membawa kembali ke Nusantara,” tuturnya..
Pasca memperoleh informasi bahwa FP sudah tidak berada di negara tersebut., kemudian Pada sepuluh bulan September 2026, Dittipidsiber Bareskrim Polri melakukan kerja sama penyidikan dengan Atase Kepolisian RI di Singapura.
Setelah disebutkan dalam keterangan, “Dari informasi yang kami dapatkan, yang bersangkutan sudah tidak berada di Singapura. Selain itu,, selanjutnya diketahui bergeser ke Thailand,” kata Setyo..
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa penangkapan FP dilakukan melalui kerja sama Dittipidsiber Bareskrim Polri dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri, Kepolisian Thailand,. Selain itu, Imigrasi Thailand..
Dari hasil pemeriksaan, sejumlah tersangka mengakui keterlibatannya dalam menyediakan badan usaha. Selain itu, rekening bank yang digunakan sebagai rekening penampung transaksi perjudian online..
Setelah Dalam perkara ini, penyidik, selanjutnya menetapkan FP sebagai DPO pada 29 pada Juli 2026 Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..
Dalam perkembangannya, dengan tujuan menjalani proses hukum., dilakukan Setelah Tersangka diamankan di Thailand sebelum, selanjutnya dibawa kembali ke Nusantara Hal tersebut disampaikan dalam keterangan resmi..
Ketiga situs tersebut diketahui menawarkan berbagai jenis permainan judi online, di antaranya slot, kasino,. Selain itu, judi bola..
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dalam pengungkapan perkara tersebut, penyidik Dittipidsiber Bareskrim Polri sebelumnya telah menangkap lima tersangka pada tiga belas. Selain itu, 21 periode Juli 2026.
Menurut sumber terpercaya, pada 22 pada September 2026 sekitar pukul tujuh belas.30 waktu Thailand, penyidik Dittipidsiber Bareskrim Polri bersama Divhubinter Polri, Kepolisian Thailand,. Selain itu, Imigrasi Thailand melakukan upaya penangkapan terhadap FP. Hal tersebut disampaikan dalam keterangan resmi..
Dengan tujuan menampung transaksi pada website perjudian online tersebut,menurut pernyataan, ” ujar Setyo., dilakukan “Dari hasil penyidikan, kami mendapatkan keterangan dari beberapa tersangka yang telah kami amankan terkait penyediaan PT. Selain itu, rekening bank yang digunakan.
Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Pol Setyo Koes Heriyanto menyatakan, keberhasilan membawa pulang FP merupakan hasil kerja sama. Selain itu, koordinasi dengan pihak berwenang di Thailand..
Disebutkan dalam keterangan, “Untuk rilis resminya nanti, kita akan jelaskan peran pelaku ini, baik dalam kooperasinya maupun pelariannya,” ujar Setyo..
Upaya pencarian terhadap FP terus dilakukan melalui kerja sama kepolisian lintas negara.
Perkembangan terkait Bareskrim Tangkap DPO Kasus Judi Online di Thailand, Ini Penampakannya akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Emiten Prajogo Chandra Asri (TPIA) Genjot Saham Publik Hingga 25,7%
- Respons MSCI, BEI-KSEI Pasang Deadline April 2026
