Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait RI Kebanjiran Modal Asing, BI Catat Inflow Rp131 Triliun yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Seperti yang dikutip, “Nah,. Selain itu, kalau kita lihat bagaimana impact-nya terhadap aliran modal, aliran modal kita so far masih cukup bagus,” kata Erwin..
Dari sisi yield, SRBI sebelumnya sempat berada di level tujuh,74%.
Inflow tersebut, bisa menjadi bahan bagi bank sentral dalam menjaga kecukupan likuiditas sekaligus menjaga stabilitas nilai tukar..
Dampak dari Hal ini disebabkan oleh upaya BI menjaga posisi imbal hasil surat utang dengan US Treasury. Adalah Di sisi lain, inflow, ditambah lagi dengan terjadi salah satunya.
Data terkini menunjukkan bahwa dengan tujuan menarik aliran modal asing atau inflow, dilakukan Kedua, sebagai instrumen.
Sementara dari sisi volume, penerbitan SRBI sebelumnya pernah mencapai sekitar dana Rp1 .050 triliun.
Dengan tujuan mengelola likuiditas, dilakukan Pertama, sebagai instrumen moneter Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..
Lalu, inflow ke Surat Berharga Negara (SBN) mencapai sebesar Rp27 ,51 triliun. .
Posisi terakhir yang dinyatakan dalam keterangan BI berada di sekitar dana Rp1 .028 triliun..
Kepala Departemen Pengelolaan Moneter. Selain itu, Aset Sekuritas Bank Nusantara Erwin Gunawan Hutapea menjealskan, salah satu upaya dalam menjaga likuiditas pasar adalah melakukan kalibrasi secara bertahap atau gradual terhadap SRBI, baik dari sisi imbal hasil maupun volume likuiditas yang dikelola melalui instrumen tersebut..
Dengan tujuan mendukung pendalaman pasar keuangan., dilakukan Ketiga,.
Aliran modal asing masuk atau inflow tersebut didominasi oleh Sekuritas Rupiah Bank Nusantara (SRBI), dengan total sebesar nominal Rp165 ,59 triliun.
Dampak dari Dirinya melihat spread antara SBN dengan US Treasury sepuluh tahun masih terjaga di 186, adalah masih mampu menarik aliran modal asing masuk ke dalam negeri. Demikian informasi yang berhasil dihimpun..
Seperti yang dikutip, “Sudah hampir 100 basis point kita kalibrasi,” ucapnya dalam paparan kepada media, Rabu (30/sembilan/2026)..
Jakarta, EWF Praxis – Bank Nusantara (BI) mencatat aliran modal asing yang masuk ke Nusantara secara neto mencapai dana Rp131 triliun hingga 28 pada September 2026. Demikian informasi yang berhasil dihimpun..
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pasca Akumulasi dari aliran modal asing yang masuk dari pasar SRBI dan SBN itu adalah dikurangi dari pasar efek ekuitas yang masih mencatatkan arus keluar modal asing atau outflow sebesar dana Rp62 ,sepuluh triliun., kemudian Berikutnya.
Dalam lelang terakhir yang dilakukan BI, yield SRBI telah berada di level enam,76%. Demikian informasi yang berhasil dihimpun..
Erwin memaparkan, SRBI memiliki beberapa fungsi sekaligus.
Perkembangan terkait RI Kebanjiran Modal Asing, BI Catat Inflow Rp131 Triliun akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- OJK Buka Data Saham Dikuasai Segelintir Orang, Investor Wajib Waspada
- IHSG Terjun 1,89%, Asing Ketahuan Buang Saham Ini
