Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait OONA Indonesia Divestasi 62 Juta Saham ABDA, Raup Duit Rp305 Miliar yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Dengan transaksi tersebut, transaksi tersebut tercatat sekitar sebesar Rp305 ,04 miliar.
Adapun kapitalisasi pasarnya mencapai dana Rp3 ,05 triliun..
Pengendali Oona Insurance tersebut melepas sebanyak 62 juta efek ekuitas biasa pada 30 pada September 2026 Perkembangan ini menjadi perhatian banyak pihak..
Seiring pemberitaan ini, efek ekuitas ABDA telah naik nol,dua puluh% ke angka nominal Rp4 .920 per penutupan perdagangan hari ini.
Dengan tujuan divestasi efek ekuitas., dilakukan Transaksi tersebut dilakukan dengan harga Rp4 .920 per efek ekuitas. Selain itu, bertujuan Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..
Angka ini setara dengan hak suara sebesar 86,76%..
Pasca transaksi turun menjadi 76,77%., kemudian Adapun hak suara OONA Nusantara Demikian informasi yang berhasil dihimpun..
Kepemilikan efek ekuitas langsung,” sebagaimana dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis, (satu/sepuluh/2026). Demikian informasi yang berhasil dihimpun..
Setelah menjual 62 juta efek ekuitas, kepemilikan OONA Nusantara di ABDA berkurang menjadi 476.604.204 efek ekuitas.
Sebelum transaksi, OONA Nusantara tercatat memiliki 538.604.204 efek ekuitas ABDA.
Jakarta, EWF Praxis – OONA Nusantara Pte Ltd melakukan divestasi efek ekuitas PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA).
Dengan tujuan divestasi efek ekuitas, dilakukan “Transaksi bertujuan.
Perkembangan terkait OONA Indonesia Divestasi 62 Juta Saham ABDA, Raup Duit Rp305 Miliar akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Bursa Asia-Pasifik Melemah, Pengumuman Pengunduran Diri Biden Picu Kekhawatiran Pasar
- Harga Minyak Terbang Lagi, Perang di Hormuz Jadi Ancaman
