Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Jababeka Caplok 51% Saham Kawasan Industri Seafer di Kendal yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Dalam perkembangannya, jakarta, EWF Praxis – PT Jababeka Tbk (KIJA) mengumumkan pengambilalihan efek ekuitas PT Kawasan Industri Seafer (KIS) melaui entitas usahanya PT Indocargomas Persada sebanyak 340.863.090 efek ekuitas.
Sementara IP menjadi pemegang efek ekuitas pengendali KIS dengan kepemilikan sebesar 51%..
Dalam perkembangannya, kIS merupakan pengembang kawasan industri di Kabupaten Kendal, Pulau Jawa Tengah.Mengutip keterbukaan informasi pasar modal Efek Nusantara (BEI), harga pembelian efek ekuitas tersebut setara dengan sebesar Rp340 .863.090.000, atau mewakili 51% dari seluruh modal ditempatkan. Selain itu, disetor KIS sebanyak 668.359.000 efek ekuitas, dari PT Seafer Lumina Capital selaku pemegang efek ekuitas KIS sebelumnya.Setelah pelaksanaan transaksi, PT Seafer Lumina Capital memiliki sebanyak 327.495.910 efek ekuitas KIS, yang mewakili 49,00% dari seluruh efek ekuitas ditempatkan dan disetor KIS Demikian informasi yang berhasil dihimpun..
Menurut sumber terpercaya, prioritas diberikan pada di wilayah Pulau Jawa Tengah.menurut pernyataan, “Melalui IP, Perseroan memperoleh pengendalian atas KIS dan dapat mengoptimalkan potensi pengembangan land bank yang dimiliki KIS di Kabupaten Kendal,” tulis manajemen, Senin (lima/sepuluh/2026).Transaksi tersebut juga diharapkan dapat mendukung pengembangan kawasan industri di Kendal, kemudian Tidak hanya itu, memberikan peluang bagi Perseroan untuk meningkatkan skala dan potensi usaha kawasan industri melalui entitas anak.menurut pernyataan, “Transaksi ini memberikan Perseroan, melalui IP, akses terhadap land bank KIS dengan luas sekitar 500,24 hektar yang berlokasi di Kabupaten Kendal, Pulau Jawa Tengah, serta memberikan peluang untuk pengembangan dan optimalisasi kawasan industri tersebut,” tulis laporan tersebut.Manajemen memastikan, tidak terdapat dampak material atas kejadian, informasi, atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan. Berbeda dengan, dilakukan Pasca transaksi rampung, PT Seafer Lumina Capital masih memegang 327.495.910 efek ekuitas KIS atau 49,00%,, ditambah lagi dengan melengkapi Di sisi lain, IP menjadi pemegang efek ekuitas pengendali dengan kepemilikan 51,00%.Manajemen menyampaikan, transaksi yang berlangsung pada satu Oktober lalu 2026 tersebut merupakan bagian dari strategi Perseroan, terutama Dengan tujuan memperluas. Selain itu, mengembangkan kegiatan usaha kawasan industri,.
Perkembangan terkait Jababeka Caplok 51% Saham Kawasan Industri Seafer di Kendal akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Eks Dirut BJB Yuddy Renaldi Diputus Bebas di Kasus Sritex
- Beredar 4 Paket Direksi Bursa Efek Indonesia, OJK Buka Suara
