Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Video: Harga Minyak Masih Tinggi, Apa Efeknya ke APBN, IHSG dan Rupiah? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Selengkapnya simak ulasan Aulia Wardhani. Selain itu, Andi Shalini dengan Economist EWF Praxis, Maesaroh dalam Squawk Box, EWF Praxis (Senin, 05/sepuluh/2026).
Jakarta, EWF Praxis- Konflik Timur Tengah yang terus memanas. Selain itu, mengganggu pasokan minyak mentah dunia membuat harga minyak dunia masih berada di level tinggi.
Seperti apa efeknya ke anggaran pendapatan belanja negara RI, IHSG hingga Rupiah?.
Economist EWF Praxis, Maesaroh menyebutkan tensi perang yang masih panas. Selain itu, arah perundingan yang belum memberikan kepastian damai membuat tekanan pada harga minyak.
Dalam perkembangannya, dampak dari Ketidakpastian global ini membuat pelaku pasar keuangan global terus mewaspadai dampaknya adalah menghambat arah aliran dana global ke emerging market termasuk ke Nusantara.
Dalam perkembangannya, mengutipΒ data refinitiv, harga minyak Brent pada perdagangan Jum’at (02/sepuluh/2026) berada di kisaran USD 102,25 per barel sementara WTI bertengger di USD 91,sebelas per barel..
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tentu saja kondisi ini akan memberikan dampak rambatan kepada lonjakan kenaikan harga umum hingga kenaikan tingkat suku acuan acuan bank sentral..
Perkembangan terkait Video: Harga Minyak Masih Tinggi, Apa Efeknya ke APBN, IHSG dan Rupiah? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Video: Harga BBM dan LPG Nonsubsisi Naik Hingga IHSG Anjlok ke 7.500-an
- Jadi Gubernur BI Perempuan Pertama, Destry: Masih Ngomongin Gender?
