Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Ternyata Ini Sosok Di Balik Transaksi Crossing Rp1,12 T di Saham BYAN yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Setelah pembelian, jumlah sahamnya naik menjadi tiga.416.667.832 efek ekuitas, dengan hak suara sepuluh,25%..
Dampak dari Hingga penutupan sesi I, nilai transaksi pasar nego tercatat senilai Rp1 ,43 triliun, adalah crossing BYAN menyumbang sekitar 78% dari total transaksi nego.Ini bukan kali pertama BYAN dicrossing di harga tersebut.
Bayan Resources Tbk (BYAN), Low Tuck Kwong, menambah kepemilikan sahamnya di entitas bisnis tambang tersebut sebanyak 100.001.000 efek ekuitas.Mengutip keterbukaan informasi pasar modal Efek Nusantara (BEI), aksi pembelian efek ekuitas tersebut dilakukan pada tanggal empat belas Oktober lalu 2026 di senilai Rp11 .200 per efek ekuitas.
Jakarta, EWF Praxis – Konglomerat pemilik PT.
Dengan nilai tersebut, sekitar 100 juta efek ekuitas atau satu juta lot BYAN berpindah tangan dalam transaksi ini.Transaksi di efek ekuitas BYAN ini mendominasi pasar negosiasi pasar modal Efek Nusantara (BEI) saat itu.
Pada perdagangan, Selasa (tiga belas/sepuluh/2026), efek ekuitas BYAN, ditambah lagi dengan mencatatkan transaksi nego senilai nominal Rp5 ,enam miliar di harga yang sama, yakni nominal Rp11 .200 per efek ekuitas, dengan volume lima.000 lot atau 500.000 efek ekuitas.Transaksi kemarin difasilitasi oleh PT Maybank Sekuritas Nusantara (kode broker ZP), yang tercatat sekaligus di sisi beli. Selain itu, sisi jual..
Menurut sumber terpercaya, dengan demikan, ia merogoh kantong sebesar sebesar Rp1 .120.011.200.000.Laporan mencatat pembelian ini berstatus kepemilikan langsung, bukan bagian dari perjanjian repo,. Selain itu, bertujuan penanaman modal.Sebelum transaksi, Low Tuck Kwong tercatat memiliki tiga.316.666.832 efek ekuitas BYAN dengan hak suara sembilan,95%.
Dalam perkembangannya, sebelumnya, efek ekuitas BYAN diwarnai transaksi jumbo di pasar negosiasi pada perdagangan sesi I, Rabu (empat belas/sepuluh/2026), senilai nominal Rp1 ,dua belas triliun.Transaksi tutup sendiri (crossing) tersebut terjadi di harga nominal Rp11 .200 per efek ekuitas Informasi ini diperoleh dari berbagai sumber terpercaya..
Perkembangan terkait Ternyata Ini Sosok Di Balik Transaksi Crossing Rp1,12 T di Saham BYAN akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Kantor Purbaya Target Utang 2027 Tak Lebih dari 40,64% PDB
- Soal Merger BUMN Karya, Kabar Terbaru dari Manajemen ADHI
