0 0
Read Time:1 Minute, 57 Second

Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Dolar Tembus Rp18.100, Destry: BI Tetap Ada di Pasar! yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Menurut sumber terpercaya, ya pokoknya tetap kita monitor, kita memantau pergerakannya,” ujar Destry dalam acara Danantara TIIF 2026, Senin (26/sepuluh/2026). Perkembangan ini menjadi perhatian banyak pihak..

BI terus memantau pergerakan nilai tukar rupiah sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasar keuangan.

Dengan tujuan memantau pergerakan nilai tukar rupiah di tengah volatilitas yang terjadi., dilakukan Jakarta, EWF Praxis – Gubernur Bank Nusantara (BI) Destry Damayanti menegaskan bank sentral tetap berada di pasar.

Ia menilai volatilitas yang terjadi masih merupakan bagian dari dinamika pergerakan pasar yang terus dipantau bank sentral..

Aku dari tadi enggak di kantor soalnya,” ujarnya..

Data terkini menunjukkan bahwa dengan tujuan meredam gejolak rupiah, Destry menegaskan belum ada perubahan strategi yang disampaikan, dilakukan Saat ditanya apakah BI perlu mengubah strategi intervensi.

Meski demikian, Destry belum merinci faktor utama yang memengaruhi pergerakan rupiah pada hari ini.

Menurut sumber terpercaya, destry menyatakan, pergerakan rupiah pada dasarnya dipengaruhi oleh dinamika permintaan. Selain itu, penawaran (supply and demand).

Menurut sumber terpercaya, namun, Destry belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai faktor yang memicu pergerakan rupiah maupun kemungkinan penyesuaian langkah intervensi ke depan..

BI pun terus memantau perkembangan nilai tukar. Selain itu, akan melihat faktor-faktor yang menjadi penyebab pergerakannya. Informasi ini diperoleh dari berbagai sumber terpercaya..

Dari hasil penelusuran, ini volatilitas biasa, tapi kita akan terus monitor.

Dalam perkembangannya, bermula dari pagi. Adalah Ia menyatakan akan mengecek perkembangan lebih lanjut, berlanjut dengan Dampak dari Hal ini disebabkan oleh belum berada di kantor.

Merujuk data Refinitiv, pada pukul sepuluh.04 WIB, rupiah terdepresiasi nol,36% ke posisi senilai Rp18 .105/US$ dibandingkan penutupan Jumat (23/sepuluh/2026) di senilai Rp18 .040/US$. Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..

Kita lihat root cause-nya juga,” katanya. Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..

Perkembangan terkait Dolar Tembus Rp18.100, Destry: BI Tetap Ada di Pasar! akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures

Baca juga:

About Post Author

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *