Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Video: Rupiah Amblas ke Rp 18.100 Per USD, Sentimen Ini Jadi Penekan! yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
FX Analyst EWF Praxis, Elvan Chandra Widyatama menyebutkan pelemahan Rupiah terhadap US Dolar didorong faktor dalam. Selain itu, luar negeri meski masih ada potensi penguatan hingga akhir tahun 2026.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa jakarta, EWF Praxis- Tekanan di pasar modal RI terus berlanjut di perdagangan Rabu (28/sepuluh/2026) dengan IHSG melemah nol,28% ke level lima.251 pada pukul 09:38 WIB dengan Rupiah terkoreksi ke RP delapan belas.170 per Dolar AS..
Data terkini menunjukkan bahwa elvan memperkirakan Rupiah akan bergerak direntang Rp tujuh belas.800 – Rp delapan belas.200 per Dolar AS, sementara IHSG.
Di sisi lain, sentimen MSCI masih menjadi pendorong tekanan jual asing dari pasar modal RI, imbasnya tren pelemahan IHSG masih terjadi meski coba ‘dilawan’ oleh investor domestik.
Dimana kondisi indeks Dolar AS. Selain itu, perkembangan Harga minyak mentah dunia yang berimbas menekan devisa negara menjadi penekan Rupiah..
Seperti apa analisa pergerakan nilai tukar Rupiah.
Selengkapnya simak ulasan Aulia Wardhani dengan FX Analyst EWF Praxis, Elvan Chandra Widyatama dalam Squawk Box, EWF Praxis (Rabu, 28/sepuluh/2026).
Perkembangan terkait Video: Rupiah Amblas ke Rp 18.100 Per USD, Sentimen Ini Jadi Penekan! akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Video: Efek Rambatan Perang, Premi Asuransi Risiko Perang Naik
- PT PII Incar Mitra Internasional, Ada Bank Dunia hingga IsDB
