Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Menurut sumber terpercaya, divestasi ini diharapkan dapat merepresentasikan entitas bisnis negara yang mampu bersaing dengan entitas bisnis asuransi jiwa global,” tulis manajemen.Dikutip dari paparan kinerja keuangan, Bank Mandiri saat ini masih memiliki anak usaha yang bergerak di sektor asuransi, yaitu AXA Mandiri Financial Services dengan kepemilikan efek ekuitas sebesar 51,00%.Selain itu, bank dengan logo pita emas ini memiliki tujuh anak usaha, yaitu Mandiri Taspen, Bank Mandiri Europe Limited, Mandiri Tunas Finance, Mandiri Utama Finance, Mandiri Sekuritas, Mandiri Capital,. Selain itu, Mandiri Remittance. Hal tersebut disampaikan dalam keterangan resmi..
Data terkini menunjukkan bahwa (BMRI) telah menandatangani perjanjian jual beli efek ekuitas bersyarat dengan IFG Life terkait dengan divestasi PT Asuransi Jiwa Inhealth Nusantara.
Bermula dari terjadi perubahan komposisi pemegang efek ekuitas pada 26 Juni lalu 2024, Inhealth masuk ke dalam struktur Holding IFG. Selain itu, menjadi entitas bisnis anak IFG Life.Sebelumnya, sebanyak 80% efek ekuitas Inhealth digenggam oleh Bank Mandiri,, selanjutnya Kimia Farma sebanyak sepuluh%, dan IFG Life sebesar sepuluh%, berlanjut dengan Setelah.
Sebanyak 200.000 efek ekuitas Inhealth yang dimiliki Mandiri dilepas kepada IFG Life.Melansir dari keterbukaan informasi yang disampaikan kepada pasar modal Efek Nusantara (BEI) pada Rabu (28/sepuluh/2026), penandatanganan tersebut dilaksanakan pada 26 bulan Oktober 2026.disebutkan dalam keterangan, “Harga jual beli efek ekuitas atas efek ekuitas Yang Dijual sebagaimana disepakati pada Perjanjian Jual Beli efek ekuitas Bersyarat adalah sebesar sebesar Rp570 miliar,” demikian penjelasan dalam keterbukaan Bank Mandiri, Kamis (29/sepuluh/2026)..
Dengan tujuan merealisasikan tujan tersebut, dilakukan Dengan divestasi sebanyak 200.000 efek ekuitas Inhealth atau setara dua puluh% ekuitas entitas bisnis, maka Bank Mandiri melepas seluruh efek ekuitas yang dimiliki kepada IFG Life.menurut pernyataan, “Mengingat bahwa IFG Life. Selain itu, perseroan [Bank Mandiri] adalah pihak-pihak yang terafiliasi berdasarkan pasal satu butir satu POJK No.42/2020, maka divestasi Inhealth merupakan suatu Transaksi Afiliasi,” jelas manajemen BMRI.Dikarenakan nilai transaksi, total aset, laba bersih, dan pendapatan usaha Inhealth dibandingkan dengan Bank Mandiri jauh dari ambang batas transaksi material sebesar dua puluh%, maka divestasi ini bukan transaksi material dan tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang efek ekuitas (RUPS).Bank Mandiri, ditambah lagi dengan menyampaikan transaksi ini dilakukan dalam rangka inisiatif streamlining asuransi jiwa yang bertujuan memperkuat industries asuransi jiwa melalui konsolidasi entitas bisnis di bawah supervisi Danantara Asset Management (DAM) dan IFG sebagai holding entitas bisnis asuransi milik negara.”Di mana diperlukan sinergi antar pihak yang terafiliasi.
Sebagai informasi, komposisi pemegang efek ekuitas Inhealth saat ini terdiri dari PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) sebesar 80%. Selain itu, Bank Mandiri sebesar dua puluh%.
Perkembangan terkait Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Rupiah Dekati Rp18.000, Airlangga: Ekspor Harus Digenjot!
- Indeks Nikkei 225 Anjlok Signifikan, Dipicu oleh Pelemahan Sektor Teknologi
