0 0
Read Time:2 Minute, 27 Second

Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Geger Dugaan Peretasan Binance, Bitcoin dan Kripto Kompak Rontok yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Sebagaimana diberitakan, firma analitik blockchain Arkham Intelligence mengidentifikasi aset digital hampir US$enam miliar yang tersebar di 55 alamat dompet yang berpotensi terkait dengan kejadian ini.Kejadian ini kembali memunculkan kekhawatiran soal celah keamanan di industri kripto, yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami sejumlah pembobolan besar.

Pasca kekhawatiran atas dugaan pelanggaran keamanan di pasar modal kripto Binance mengguncang pasar aset digital.Mengutip EWF Internasional, kripto terbesar di dunia itu merosot lebih dari empat% ke level US$77.994,96, memperpanjang pelemahan setelah sebelumnya menembus batas psikologis US$80.000.Binance belum secara eksplisit mengonfirmasi adanya peretasan, kemudian Jakarta, EWF Praxis – Harga Bitcoin turun di bawah US$78.000 pada Jumat (30/sepuluh/2026).

Menurut sumber terpercaya, juru bicara Binance menyatakan timnya mengetahui laporan mengenai potensi masalah keamanan. Selain itu, sedang menyelidikinya secara aktif, seraya menegaskan dana pengguna tetap aman.berikut pernyataannya: “Tim kami menyadari adanya laporan tentang potensi masalah keamanan dan sedang aktif menyelidikinya,” kata juru bicara Binance, mengutip EWFΒ Internasional, Jumat (30/sepuluh/2026)..

Pendiri sekaligus mantan CEO Binance, Changpeng Zhao,, ditambah lagi dengan berupaya menenangkan investor dengan menyatakan dana nasabah aman, meski ia menyebut insiden itu tampak seperti peretasan.Tekanan jual juga melanda aset kripto lainnya, seperti Ether, kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, turun empat,84% ke US$dua.247,45 Demikian informasi yang berhasil dihimpun..

Di sisi lain, CEO Tether Paolo Ardoino menyatakan perusahaannya menghentikan transaksi USDT senilai lebih dari US$satu,lima miliar yang diduga terkait pelanggaran itu.berdasarkan salah satu pendiri Binance, Yi He, Ripple turut membantu mencegah pergerakan dana senilai US$200 juta yang berkaitan dengan dugaan serangan tersebut.Skala insiden diperkirakan bisa jauh lebih besar dari dana yang dibekukan berbeda dengan Token native Binance, BNB, anjlok tujuh,68% ke US$694,45.Di tengah aksi jual yang meluas, token HYPE milik Hyperliquid justru melonjak sembilan,tujuh% ke US$89,08.Sejumlah entitas bisnis kripto pada kamis (29/sepuluh/2026) telah membekukan dana senilai total US$dua,54 miliar yang terkait dengan dugaan insiden tersebut.CEO Circle Jeremy Allaire menyatakan perusahaannya membekukan lebih dari US$800 juta dalam USD Coin (USDC), Demikian informasi yang berhasil dihimpun..

Sebagaimana diberitakan, konsekuensi dari pencurian siber. Memicu Pada 2025, pasar modal kripto Bybit mengalami peretasan sekitar US$satu,lima miliar, sementara pesaingnya, Bitget, belakangan kehilangan lebih dari US$350 juta aset digital Perkembangan ini menjadi perhatian banyak pihak..

Perkembangan terkait Geger Dugaan Peretasan Binance, Bitcoin dan Kripto Kompak Rontok akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures

Baca juga:

About Post Author

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *