Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Kuartal III-2026, Laba Bank Raya Rp21 Miliar, Kredit Digital Naik 20% yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Sebagaimana diberitakan, sejalan dengan hal tersebut, aktivitas transaksi melalui Aplikasi Raya, ditambah lagi dengan terus meningkat sebesar 44,tujuh% yoy dengan total mencapai empat,sembilan juta transaksi..
Dari sisi penghimpunan dana, Digital Saving Bank Raya tercatat sebesar sebesar Rp2 ,empat triliun tumbuh sebesar 35,enam% yoy.
Rasio dana murah atau current account saving account (CASA) Bank Raya yang mencapai 35,83%, dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu 29,78%..
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa berikut pernyataannya: “Peningkatan rasio CASA tersebut menunjukkan semakin kuatnya kontribusi Digital Saving dalam struktur pendanaan Bank Raya, sekaligus mendukung upaya memperkuat fundamental bisnis digital,” ujar Direktur Utama Bank Raya Ida Bagus Ketut Subagia dalam keterangan resmi, Jumat (30/sepuluh/2026)..
Rasio margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) yang meningkat sebesar 83 bps (yoy) menjadi lima,83%.
Untuk aspek kualitas aset, pada kuartal III/2026 Bank Raya mencatatkan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross sebesar dua,53% atau menurun sebesar 203 bps secara tahunan.
Adapun, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) AGRO tercatat sebesar 42,35%..
Tercatat, penyaluran kredit digital Bank Raya mencapai nominal Rp24 ,73 triliun atau naik dua puluh% secara tahunan (year-on-year/YoY) Demikian informasi yang berhasil dihimpun..
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa (AGRO) membukukan laba bersih senilai sebesar Rp21 miliar pada kuartal III/2026.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa tidak hanya itu, Rasio NSFR (net stable funding ratio) sebesar 167,59%, di atas ketentuan minimum 100%, ditambah lagi dengan melengkapi Kemudian, rasio liquidity coverage ratio (LCR) tercatat sebesar 707,empat%, Demikian informasi yang berhasil dihimpun..
Sementara, rasio NPL net tercatat nol,41% atau turun sebesar 131 bps secara tahunan..
Dari sisi likuiditas, rasio loan to deposit ratio (LDR) Bank Raya tercatat sebesar 78,65%..
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sementara, outstanding kredit digital senilai Rp3 ,04 triliun atau tumbuh sebelas,tiga% YoY..
Jakarta, EWF Praxis – PT Bank Raya Nusantara Tbk.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, anak usaha BBRI ini, ditambah lagi dengan mencetak pertumbuhan penyaluran kredit digital pada periode yang sama. Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..
Perkembangan terkait Kuartal III-2026, Laba Bank Raya Rp21 Miliar, Kredit Digital Naik 20% akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Kejagung Tetapkan Toba Pulp Tersangka Kasus Dugaan Transfer Pricing
- Sinyal Ekonomi RI Lari Kencang Mulai Muncul, Data Ini Buktinya!
