Indeks utama Wall Street mengalami penurunan pada Selasa (27/2) saat pasar menantikan laporan inflasi penting dan data ekonomi lainnya yang akan mempengaruhi ekspektasi penurunan suku bunga dari The Fed.
Melansir Reuters, pada pukul 09:44 pagi waktu setempat, Dow Jones Industrial Average turun 102,05 poin atau 0,26% ke 38.967,18. S&P 500 turun 2,79 poin atau 0,06% ke 5.066,74, sementara Nasdaq Composite turun 8,59 poin atau 0,05% ke 15.967,67.
Setelah hiruk-pikuk seputar kecerdasan buatan (AI) yang mendorong indeks industri S&P 500 dan Dow Jones ke puncak baru minggu lalu, fokus pasar kembali tertuju pada kebijakan moneter The Fed. Sorotan utama minggu ini adalah rilis indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) bulan Januari, yang merupakan ukuran inflasi pilihan The Fed pada hari Kamis.
Jika hasil PCE mengisyaratkan inflasi yang tinggi, seperti data harga konsumen dan produsen baru-baru ini, hal ini dapat mempengaruhi kebijakan moneter The Fed dan membuat para pedagang menunda lagi ekspektasi mereka mengenai penurunan suku bunga tahun ini.
Saat ini, 63% pedagang memperkirakan The Fed akan mulai menurunkan suku bunga pada bulan Juni, turun dari hampir 98% pada akhir Januari, menurut CME FedWatch Tool. Taruhan untuk penurunan suku bunga bulan Juli mencapai 83,6%.
“Saya pikir investor mulai terbiasa dengan konsep bahwa The Fed tidak akan menurunkan suku bunganya dalam waktu dekat,” kata Peter Andersen, pendiri Andersen Capital Management di Boston.
Andersen menyatakan bahwa harapan soft landing โ di mana The Fed menurunkan inflasi tanpa memberikan dampak buruk terhadap perekonomian โ mendukung sentimen pasar.
“Saya mengharapkan hasil yang menguntungkan dari PCE, yang menunjukkan bahwa soft landing telah mendapatkan lebih banyak momentum.”
Selain data PCE, laporan produk domestik bruto (PDB), klaim pengangguran, dan aktivitas manufaktur yang akan dirilis minggu ini, juga akan memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai waktu penurunan suku bunga.
Investor juga akan memperhatikan komentar dari beberapa pembuat kebijakan The Fed, termasuk anggota pemungutan suara Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic, Ketua Fed New York John Williams, dan Gubernur Dewan Fed Christopher Waller, yang dijadwalkan untuk berbicara minggu ini.
Selain itu, kebuntuan Kongres minggu ini mengenai pendanaan pemerintah juga akan menjadi fokus pasar. Ketidakpastian terkait kebijakan fiskal bisa menambah volatilitas di pasar saham.
Dengan demikian, investor di Wall Street kini bersiap untuk minggu yang penuh dengan data ekonomi dan pernyataan kebijakan yang bisa mengarahkan pasar menuju tren baru.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
