0 0
Read Time:53 Second

Inflasi Amerika Serikat mengalami penurunan pada Juni 2024, dengan indeks harga konsumen inti tercatat sebesar 0,1% (month-to-month) atau 3% (year-on-year). Ini menandai level inflasi terendah dalam tiga tahun terakhir dan disambut dengan optimisme di pasar global.

Kondisi ini mendorong ekspektasi bahwa Bank Sentral AS, The Fed, akan segera memangkas suku bunga, memberikan dorongan positif bagi pasar emerging, termasuk Indonesia.

Ridwan Soetedja, Presiden Direktur PT Panin Asset Management, menjelaskan bahwa data ekonomi AS yang terbaru menunjukkan tren yang sangat positif bagi pasar. “Dengan indikasi yang semakin jelas mengenai penurunan Fed Funds Rate, kita bisa mengharapkan pemangkasan suku bunga oleh The Fed pada September 2024. Ini bisa menguntungkan pasar keuangan Indonesia dengan memperkuat Rupiah dan menarik aliran dana asing ke pasar modal kita,” ujar Ridwan.

Bagaimana optimisme ini berpengaruh pada pasar keuangan Indonesia dan apa dampaknya untuk investor lokal? Untuk menjawab pertanyaan ini, simak dialog lengkap antara Bramudya Prabowo dan Ridwan Soetedja dalam program Squawk Box, CNBC Indonesia pada Jumat, 12 Juli 2024.

 

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *