Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,02% pada sesi sebelumnya, berakhir di level 17.692,45. Indeks Saham Cina Enterprise (HSCE) juga turun 1,27% menjadi 6.225,99, sementara indeks Hang Seng berjangka bulan Agustus 2024 melemah 1% ke posisi 17.657.
Hari ini, sentimen pasar masih negatif, dipengaruhi oleh mundurnya bursa saham AS dari level rekornya. Kekhawatiran atas laporan keuangan Nvidia menjadi penggerak utama pasar. Selain itu, harga minyak mentah WTI terus menurun akibat laporan penurunan pasokan minyak mentah AS dan kekhawatiran akan melemahnya permintaan dari Tiongkok.
Secara teknikal, menurut analis Vibiz Research Center, indeks Hang Seng diperkirakan akan melanjutkan pelemahan. Di awal sesi, indeks berpotensi turun ke level 17.644. Jika tekanan jual terus berlanjut, indeks diperkirakan akan meluncur menuju Support 2 (S2) hingga Support 3 (S3).
Namun, jika ada pergerakan balik arah, Hang Seng berpotensi naik ke level 17.850. Jika level ini berhasil ditembus, indeks akan mendaki lebih jauh menuju Resistance 1 (R1) hingga Resistance 2 (R2).
Investor disarankan tetap waspada dan mencermati faktor eksternal seperti laporan keuangan perusahaan besar dan perkembangan di pasar komoditas, khususnya minyak mentah, yang bisa mempengaruhi sentimen pasar secara keseluruhan.
