0 0
Read Time:57 Second

Harga emas stabil pada hari Senin (18/11) setelah mengalami lonjakan tajam sejak Agustus. Emas diperdagangkan mendekati level $2.615 per ons setelah naik 1,9% pada sesi sebelumnya, didorong oleh penurunan nilai dolar dan imbal hasil Treasury AS.

Meskipun sebelumnya emas tertekan oleh penguatan dolar yang mencapai level tertinggi dalam dua tahun pasca kemenangan pemilihan Donald Trump, serta ekspektasi pasar terkait perlambatan pemotongan suku bunga oleh The Federal Reserve (Fed) akibat kebijakan inflasi yang dijanjikan oleh presiden terpilih, logam mulia ini kini menunjukkan ketahanan.

Goldman Sachs tetap optimis terhadap prospek harga emas dan mempertahankan perkiraan harga emas akan mencapai $3.000 per ons pada akhir tahun depan. Perusahaan investasi tersebut memprediksi pembelian besar-besaran oleh bank sentral dan ketegangan perdagangan global akan menjadi pendorong utama kenaikan harga emas.

Pada pukul 9:24 pagi waktu Singapura, harga emas spot naik tipis 0,1% menjadi $2.614,69 per ons. Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,1%, melanjutkan penurunan 0,6% selama dua sesi sebelumnya. Sementara itu, pergerakan harga perak dan platinum cenderung stabil, sementara harga paladium sedikit menurun.

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *