Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, mengalami penurunan signifikan pada Rabu (19/2/2025), turun 105,79 poin atau sekitar 0,27%, ditutup pada 39.164,61. Indeks Topix juga melemah 0,3%, berakhir di 2.767,25.
Penurunan ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengindikasikan bahwa pemerintah AS akan memberlakukan tarif 25% terhadap produk otomotif impor, yang menambah ketidakpastian bagi pasar global.
Saham perusahaan-perusahaan besar juga turut merosot. Fujifilm Holdings, perusahaan konglomerat terkemuka, memimpin penurunan dengan jatuh 4,64%. Sementara itu, saham Toppan Holdings, perusahaan percetakan buku, anjlok 4,54%. Di sektor farmasi, saham Daiichi Sankyo dan Otsuka Holdings masing-masing merosot 3,29% dan 3,15%. Begitu juga dengan saham Ajinomoto, perusahaan bumbu penyedap masakan, yang turun 2,73%, serta Panasonic Holdings yang melemah 2,58%.
📲 Mau mengetahui lebih dalam tentang tren pasar saham Jepang atau tips trading lainnya? Ikuti kami di Instagram, YouTube, atau cek Linktree EWF untuk informasi terbaru seputar pasar!
Di sisi lain, nilai tukar dolar AS melemah 0,16% terhadap yen, yang kini berada di level 151,83 yen per dolar AS, menambah tekanan bagi pasar Jepang.
🔗 Ingin mulai trading dengan kondisi pasar yang fluktuatif ini? Coba simulasi trading di DEMO EWF dan asah strategi Anda tanpa risiko!
