0 0
Read Time:1 Minute, 16 Second

Bursa saham Jepang mengakhiri perdagangan pekan ini dengan membalikkan kerugian sebelumnya pada hari Jumat (21/2/2025), setelah komentar positif dari Gubernur Bank of Japan (BOJ) terkait obligasi pemerintah.

Indeks harian Nikkei mengalami rebound dari posisi terendah dalam dua pekan terakhir, didorong oleh pelemahan yen Jepang terhadap dolar AS. Namun, meskipun ada penguatan pada akhir pekan, secara mingguan, indeks Nikkei tetap mengalami kerugian yang cukup signifikan.

Kenaikan saham Nikkei diperkuat oleh pernyataan Gubernur BOJ, Kazuo Ueda, yang mengungkapkan bahwa bank sentral siap untuk meningkatkan pembelian obligasi pemerintah jika yield tenor jangka panjang meningkat tajam.

Namun, di sisi lain, data inflasi inti di Jepang menunjukkan kenaikan menjadi 3,2% pada bulan Januari, lebih tinggi dari 3% pada bulan Desember dan melebihi ekspektasi pasar sebesar 3,1%. Data ini memperkuat ekspektasi bahwa BOJ mungkin akan terus menaikkan suku bunga tahun ini.

Indeks harian Nikkei ditutup naik 0,26% di level 38.777, sementara indeks Topix naik tipis 0,07% menjadi 2.737. Untuk kontrak indeks Nikkei bulan Maret 2025, tercatat naik 0,21% pada posisi 38.790.

Saham-saham unggulan yang memperkuat Nikkei termasuk Nissan Motor, yang melonjak 9,5% setelah muncul laporan bahwa sebuah grup Jepang berencana mendekati Tesla untuk investasi di Nissan. Saham besar lainnya yang juga menguat termasuk Dena Co (+13,9%), Tokyo Electron (+1%), dan Lasertec (+2,7%).

📲 Ikuti kami di Instagram, YouTube, atau cek Linktree EWF untuk update terkini seputar pasar saham dan strategi trading!

🔗 Tertarik mencoba trading? Gunakan DEMO EWF untuk berlatih tanpa risiko dan mulai investasi Anda sekarang!

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *