Sejak awal tahun 2023, harga emas mengalami lonjakan hampir 60% dalam dolar AS, melampaui indeks saham utama dunia seperti S&P 500 Amerika. Namun, logam mulia lainnya, perak, juga bergerak pesat dalam setahun terakhir dan bahkan mengungguli emas dalam lima tahun terakhir.
Perak: Dari “Emas Orang Miskin” Menjadi Aset Utama
Sebelumnya, perak sering dianggap sebagai “emas orang miskin” atau “logam iblis” oleh banyak trader karena fluktuasi harga yang tidak menentu. Namun, dengan arus investasi yang kini mengikuti keuntungan, perak perlahan masuk ke pasar arus utama, berkat kelangkaan dan kegunaannya sebagai penyimpan nilai yang aman, mirip dengan emas.
Peran Perak sebagai Lindung Nilai
Logam mulia ini telah lama digunakan dalam perhiasan dan koin, serta dikenal sebagai tempat lindung nilai yang aman. Seperti emas, perak juga memiliki jumlah yang terbatas di bumi, menjadikannya lindung nilai yang baik terhadap inflasi. Baru-baru ini, keduanya, emas dan perak, menjadi pilihan investasi karena harga mereka cenderung naik saat suku bunga riil turun.
Harga Perak dan Emas yang Berubah Seiring Waktu
Rasio harga perak terhadap emas telah berubah seiring waktu, dan dalam jangka panjang, hal ini menyebabkan kekecewaan bagi para investor perak. Di tahun 1970-an, dibutuhkan 30 hingga 40 ons perak untuk membeli satu ons emas, sementara saat ini, dibutuhkan sekitar 90 ons perak untuk membeli satu ons emas.
Perak Kembali Menarik Perhatian
Setelah krisis keuangan global tahun 2007-09, harga perak lebih bergantung pada spekulasi para trader. Namun, belakangan ini, perak kembali populer. Bahkan, beberapa bank sentral, termasuk Rusia, mulai membeli perak untuk cadangan mereka. Pada tahun lalu, untuk pertama kalinya sejak 2021, dana yang diperdagangkan di bursa perak mengalami arus masuk bersih.
Kesenjangan Pasokan dan Permintaan Meningkatkan Harga Perak
Pasokan perak global mengalami penurunan dalam dekade terakhir, sementara permintaan industri, terutama dari panel surya, meningkat pesat. Kesenjangan antara penawaran dan permintaan yang semakin lebar diperkirakan akan terus mendorong harga perak naik dalam waktu dekat.
Masa Depan Perak: Aset yang Semakin Diminati
Di tengah ketidakpastian dunia, permintaan terhadap perak sebagai aset safe haven semakin tinggi. Banyak negara kini melihat perak sebagai pilihan cadangan selain emas. Dengan ketidakseimbangan pasokan dan permintaan yang terus berkembang, harga perak kemungkinan besar akan terus meningkat dalam waktu yang akan datang
