0 0
Read Time:1 Minute, 9 Second

Indeks Hang Seng merosot 138 poin atau 0,6% pada hari Jumat, 7 Maret 2025, menutup perdagangan di level 24.231 dan menghentikan rentetan kenaikan selama tiga hari berturut-turut. Penurunan ini terjadi setelah data perdagangan terbaru dari Tiongkok menunjukkan penurunan impor yang tidak terduga selama periode Januari-Februari. Selain itu, ekspor juga kehilangan momentum di tengah meningkatnya tekanan tarif yang diterapkan oleh AS.

Investor tampak lebih hati-hati menjelang rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Indeks Harga Produsen (PPI) Tiongkok untuk bulan Februari, yang diperkirakan akan mempengaruhi prospek inflasi dan kebijakan moneter ke depan.

Kerugian pada hari Jumat terjadi secara luas di berbagai sektor. Saham-saham properti, keuangan, dan teknologi mencatatkan penurunan yang signifikan. JD Logistics merosot tajam 14,0% setelah mengumumkan pertumbuhan laba bersih kuartal keempat yang lebih lambat dari yang diperkirakan. Semicon Manufacturing (-5,3%), UBTech Robotics (-4,8%), dan Techtronic Industries (-2,7%) juga mengalami penurunan besar.

Meskipun terkoreksi pada hari Jumat, Hang Seng tercatat naik 5,6% selama seminggu, membalikkan kerugian pada periode sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh optimisme seputar sektor AI dan sinyal positif bahwa Tiongkok siap memperluas stimulus fiskal serta mempertahankan pelonggaran moneter untuk mendukung pemulihan ekonomi.

Tertarik memanfaatkan peluang pasar? Cobalah trading dengan DEMO EWF dan tingkatkan keterampilan investasi Anda hari ini!

Untuk update lebih lanjut mengenai tren pasar dan informasi penting lainnya, ikuti kami di Instagram EWF, YouTube EWF, atau LinkTree EWF.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *