Indeks Nikkei membuka hari ini dengan prospek yang menarik, meskipun sebelumnya ditutup melemah 0,84% ke level 36.986. Sentimen global yang cenderung negatif dan penguatan yen Jepang sempat menekan pasar, menjadikan penurunan tersebut sebagai posisi terendah dalam dua pekan terakhir.
Topix pun turut melemah sebesar 0,58% menjadi 2.717, dan indeks Nikkei berjangka untuk bulan Juni 2025 juga terkoreksi 0,64% ke posisi 37.060. Sentimen bearish ini dipicu oleh pelemahan saham di Wall Street, di mana hanya indeks Nasdaq yang berhasil menguat, ditopang oleh turunnya yield obligasi AS.
π’ Ingin terus update dengan analisa pasar terkini, grafik teknikal, dan insight langsung dari para analis EWF? Yuk, follow akun media sosial kami untuk info lengkap setiap harinya! Gabung lewat Linktree kami, atau pantau terus YouTube EWF PRX dan Instagram Resmi EWF Praxis. Jangan biarkan peluang pasar lewat begitu saja!
Tak hanya itu, harga minyak mentah WTI juga kembali melemah 0,6% ke level $61,2 per barel. Tekanan datang dari kabar bahwa OPEC+ tengah mempertimbangkan untuk menambah produksi minyak pada bulan Juli. Di sisi lain, pasar hari ini juga akan mencermati data inflasi yang diprediksi sedikit meningkatβfaktor yang dapat memengaruhi arah pergerakan indeks.
Namun, ada angin segar dari sisi teknikal. Menurut analis Vibiz Research Center, indeks Nikkei berjangka hari ini berpotensi menguat. Jika mampu menembus level awal di 37.090, maka ada peluang untuk melanjutkan kenaikan ke resistance berikutnya di area R1 hingga R3.
π Ingin rasakan sendiri bagaimana menyusun strategi di pasar Nikkei atau indeks lainnya tanpa risiko nyata? Yuk, langsung coba platform simulasi kami di DEMO EWF β Simulasi Trading Gratis & Realistis. Cocok banget buat Sobat PR yang ingin belajar sambil praktik!
