Harga perak bertahan di bawah $49 per ons pada Rabu (22/10), setelah mengalami penurunan sekitar 7% dalam satu hari—terburuk sejak September 2011. Secara keseluruhan, harga kini turun sekitar 10% dari rekor minggu lalu, dipicu aksi ambil untung besar-besaran usai reli kuat sepanjang tahun.
Untuk mengikuti pembaruan harian seputar tren logam mulia dan pasar global, kunjungi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya dan pelajari analisis serta produk investasi yang tersedia.
Penurunan minat terhadap aset safe haven juga turut menekan harga, karena sentimen risiko global membaik. Ketegangan antara AS dan Tiongkok tampak mencair, dan ada harapan bahwa penutupan pemerintah AS (shutdown) akan segera berakhir. Presiden Donald Trump menyatakan keinginannya untuk mencapai kesepakatan dagang yang saling menguntungkan dengan Tiongkok, namun mengingatkan bahwa pertemuannya dengan Presiden Xi Jinping masih berpotensi dibatalkan—membuat pelaku pasar tetap berhati-hati.
Ingin tahu pembaruan langsung dan analisis pasar dari tim profesional kami? Ikuti kanal resmi kami melalui Linktree EWF Praxis untuk akses ke seluruh media sosial dan sumber berita resmi perusahaan.
Ke depan, fokus pasar akan tertuju pada data inflasi AS (CPI) yang dijadwalkan rilis Jumat ini. Data tersebut diperkirakan menjadi petunjuk terakhir sebelum Federal Reserve mengambil keputusan pemangkasan suku bunga yang telah lama diantisipasi.
Anda juga dapat mencoba pengalaman trading langsung tanpa risiko melalui akun demo di https://demo.ew-futures.com/login dan mempelajari dinamika pasar secara real-time.
Untuk arah pergerakan selanjutnya, pelaku pasar disarankan memantau dolar AS, imbal hasil obligasi, serta arus keluar-masuk ETF perak dan perkembangan permintaan industri seperti panel surya dan elektronik, yang bisa menjadi faktor penahan koreksi harga. Kunjungi portal berita kami di Newsmaker ID atau ikuti kabar terkini melalui Instagram EWF Praxis Official._)
