Harga Minyak Melemah Tipis, Pasar Mencerna Keputusan OPEC+ dan Risiko Pasokan Global
Harga minyak bergerak sedikit lebih rendah pada Selasa, mengikis sebagian kenaikan sesi sebelumnya setelah OPEC+ kembali menegaskan bahwa mereka akan menghentikan penambahan produksi pada kuartal pertama. Di saat yang sama, pelaku pasar terus menimbang berbagai risiko terhadap pasokan global.
👉 Untuk memahami lebih jauh dinamika pasar komoditas, cek juga profil resmi perusahaan kami PT Equityworld Futures Praxis Surabaya: https://www.equityworld-futures.com
Pada pukul 08:25 ET (13:25 GMT), Brent Oil Futures kontrak Februari turun 0,4% ke $62,92 per barel, sementara WTI melemah 0,3% ke $59,14 per barel. Penurunan ini hadir setelah reli lebih dari 1% pada Senin, ketika OPEC+ mengonfirmasi bahwa produksi akan dipertahankan hingga kuartal pertama 2026.
👉 Untuk update pergerakan harga energi dan logam setiap hari, ikuti Linktree kami: https://linktr.ee/ewfprx
OPEC+ sebelumnya telah menambah pasokan hampir 3 juta barel per hari sejak April, namun kini memilih berhenti sejenak guna menjaga stabilitas pasar di tengah permintaan global yang tidak merata. Delegasi juga menyebut adanya kekhawatiran atas potensi gangguan suplai sebagai alasan penting keputusan tersebut. Selain itu, OPEC+ menyetujui mekanisme baru untuk menilai kapasitas produksi maksimum tiap negara anggota mulai Januari hingga September tahun depan, yang akan digunakan untuk menetapkan kuota lebih transparan pada 2027.
👉 Ingin mencoba trading energi dengan risiko nol? Gunakan akun demo gratis: https://demo.ew-futures.com/login
Di sisi lain, pasar juga memonitor dampak serangan terhadap fasilitas energi Rusia. Serangan drone Ukraina yang semakin sering menargetkan infrastruktur penting Rusia telah memicu kekhawatiran baru. Salah satu yang paling signifikan adalah gangguan sementara pada terminal Laut Hitam milik Caspian Pipeline Consortium, salah satu jalur utama ekspor minyak Rusia dan Kazakhstan.
👉 Untuk berita internasional dan ekonomi terbaru, jangan lupa kunjungi portal kami: https://www.newsmaker.id
Meskipun salah satu titik tambat sudah kembali beroperasi, kejadian tersebut menegaskan rapuhnya aliran minyak Rusia di tengah ketegangan geopolitik yang masih berlanjut. Ketidakpastian inilah yang membuat pasar energi tetap waspada terhadap kemungkinan volatilitas lebih besar ke depan.
👉 Untuk info aktivitas kantor dan update harian, ikuti Instagram resmi kami: https://www.instagram.com/equityworld_praxis.official
