0 0
Read Time:2 Minute, 22 Second

Silver Melemah dari Rekor Tertinggi, Pasar Khawatir Terlalu Panas

 

Harga perak terkoreksi setelah menyentuh rekor tertinggi, seiring indikator teknikal menunjukkan bahwa reli enam hari terakhir membawa harga masuk ke area jenuh beli. Di saat yang sama, harga emas juga bergerak turun tipis. Pergerakan ini terjadi di tengah meningkatnya perhatian pasar terhadap volatilitas dan potensi β€œoverheating” pada logam mulia.

πŸ‘‰ Untuk memahami dinamika pasar lebih dalam, cek profil perusahaan dan produk resmi kami di PT Equityworld Futures Praxis Surabaya: https://www.equityworld-futures.com

 

Perak diperdagangkan hampir dua dolar di bawah rekor sebelumnya setelah sempat turun hingga 2,4% pada awal sesi. Para trader masih mempertahankan ekspektasi akan berlanjutnya ketatnya pasokan global dan kemungkinan penurunan suku bunga lanjutan di Amerika Serikat β€” faktor yang biasanya menguntungkan logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil seperti perak dan emas.

πŸ‘‰ Ikuti pembaruan pasar harian melalui Linktree resmi kami: https://linktr.ee/ewfprx

 

Namun indikator Relative Strength Index (RSI) 14-hari menunjukkan bahwa reli kenaikan ini mungkin sudah bergerak terlalu jauh. Angka RSI di atas 70 menandakan momentum yang berlebihan dan rawan koreksi. Di pasar global, saham Asia ikut menguat setelah permintaan pada lelang obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun tercatat lebih tinggi dari rata-rata setahun terakhir, memicu rebound sentimen risiko.

πŸ‘‰ Untuk mencoba simulasi trading tanpa risiko, gunakan akun demo gratis: https://demo.ew-futures.com/login

 

Hal tersebut juga memicu aksi ambil untung, menurut Ole Hansen, Head of Commodity Strategy di Saxo Bank. Ia menilai pelemahan perak kali ini adalah β€œpullback alami,” selama harga tetap bertahan di kisaran $54,5 hingga $55 per ounce, yang menjadi area penting bagi kelanjutan tren bullish.

 

Reli perak lebih dari 8% dalam dua sesi sebelumnya terjadi akibat spekulasi ketatnya pasokan berkepanjangan. Setelah aliran besar perak masuk ke London pada Oktober untuk meredakan β€œsqueeze” historis, tekanan kini bergeser ke pusat perdagangan lain. Inventori terkait gudang Shanghai Futures Exchange juga turun ke level terendah dalam satu dekade.

πŸ‘‰ Untuk berita ekonomi dan keuangan terbaru, kunjungi portal resmi kami: https://www.newsmaker.id

 

Menurut Daniel Ghali dari TD Securities, pergerakan pasar saat ini bahkan sudah melampaui momentum rasional, dengan permintaan fisik yang melemah di berbagai sektor. Rasio emas-perak juga turun ke titik terendah dalam lebih dari setahun, menandakan bahwa perak bergerak terlalu cepat dibanding emas β€” situasi yang sering dianggap sebagai sinyal pembalikan tren oleh sebagian pelaku pasar.

 

Sementara itu, ekspektasi bahwa Federal Reserve akan kembali memangkas suku bunga pada pertemuan minggu depan turut memberikan dukungan bagi emas dan perak. Pasar kini menilai peluang pemangkasan seperempat poin hampir pasti terjadi. Pada pukul 15:19 waktu Singapura, perak melemah 1,2% ke $57,2887 per ounce, sementara emas turun 0,4% ke $4.216,46. Platinum juga melemah, sedangkan palladium sedikit menguat.

πŸ‘‰ Untuk info aktivitas dan update perusahaan setiap hari, jangan lupa follow Instagram resmi kami: https://www.instagram.com/equityworld_praxis.official

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *