0 0
Read Time:2 Minute, 4 Second

Harga Silver Terkoreksi Setelah Cetak Rekor, Pasar Tunggu Kebijakan The Fed dan Potensi Tarif AS

 

Pergerakan harga silver mengalami koreksi tajam setelah menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa, dipicu aksi ambil untung para trader serta stabilnya indeks kekuatan dolar AS. Sementara itu, emas bergerak relatif datar. Silver sempat turun hingga 3,2% setelah sebelumnya naik selama delapan hari berturut-turut, didorong sentimen defisit pasokan dan ekspektasi pemangkasan suku bunga AS.

Untuk mengenal lebih jauh profil, layanan, dan produk resmi perusahaan berjangka, kamu bisa mengunjungi website kami: PT Equityworld Futures Praxis Surabaya.

 

Ekspektasi penurunan suku bunga menjadi faktor utama yang mendukung logam mulia tanpa imbal hasil. Di sisi lain, Bloomberg Dollar Spot Index bergerak stabil setelah menyentuh level terendah sejak akhir Oktober. Dolar yang lebih lemah biasanya membuat logam lebih terjangkau bagi pembeli global.

Untuk mengikuti berita dan edukasi market harian, jangan lupa mampir ke social media dan kanal resmi kami melalui Linktree EWF Praxis.

 

Meski fluktuatif, tren silver tahun ini sangat mengesankan. Harganya telah naik hampir dua kali lipat, melampaui kenaikan emas yang sekitar 60%, menjadikannya performa terbaik sejak 1979. Lonjakan permintaan di London pada Oktober lalu memicu keketatan pasokan secara global, bahkan stok di gudang Shanghai Futures Exchange menyentuh level terendah dalam satu dekade.

Kalau kamu ingin memahami dinamika pasar lebih mendalam, kamu bisa mencoba fitur trading kami secara langsung menggunakan akun demo resmi.

 

Data ekonomi AS yang tertunda makin memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga di pertemuan The Fed 9–10 Desember. ADP melaporkan penurunan signifikan tenaga kerja sektor swasta pada November, memperlihatkan tanda melemahnya pasar tenaga kerja. Swap trader kini memproyeksikan pemangkasan 25 bps hampir pasti terjadi.

Untuk berita ekonomi dan komoditas internasional lainnya, kamu juga dapat membaca update terbaru di portal NewsMaker ID.

 

Pasar juga mencermati potensi tarif impor silver di AS setelah logam tersebut masuk daftar mineral kritis versi US Geological Survey. Antisipasi tarif ini mendorong peningkatan besar pengiriman silver ke gudang Comex, sementara likuiditas diprediksi tetap ketat hingga kebijakan tarif lebih jelas. Selain itu, arus masuk besar ke opsi ETF silver—didominasi investor ritel—mampu memberikan efek signifikan terhadap harga di tengah kondisi pasar yang tipis.

Untuk informasi cepat dan update harian, kamu bisa mengikuti Instagram resmi kami: equityworld_praxis.official.

 

Hingga pukul 11:37 waktu London, spot silver turun 1,5% ke $57,602 per ons, sementara indikator RSI 14 hari menandakan kenaikan harga yang terlalu cepat. Emas tetap stabil di $4.201,23 per ons, platinum melemah, dan palladium bergerak mendatar.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *