0 0
Read Time:2 Minute, 1 Second

Harga Emas Terkoreksi Tipis Usai Cetak Rekor, Pasar Mulai Ambil Untung

 

Harga emas dunia (XAU/USD) melemah tipis pada Kamis, 15 Januari, setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi baru di level USD 4.643 per troy ounce. Pada perdagangan terkini, emas bergerak di sekitar USD 4.600, menandakan pasar mulai melakukan aksi ambil untung (profit taking) setelah reli tajam dalam beberapa sesi terakhir.

➡️ Untuk mengenal lebih jauh peluang trading emas dan komoditas lainnya, kunjungi website resmi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya.

 

Tekanan utama datang dari rilis data ekonomi Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan. Data Producer Price Index (PPI) dan penjualan ritel yang solid, ditambah turunnya tingkat pengangguran pekan lalu, memperkuat keyakinan pasar bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Kondisi ini menjadi sentimen negatif bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil bunga.

➡️ Ikuti update market dan edukasi trading melalui Linktree resmi kami.

 

Penguatan kembali indeks dolar AS (DXY) ke area 99,10 turut menekan harga emas. Dolar yang lebih kuat membuat emas menjadi relatif lebih mahal bagi investor non-dolar, sehingga mengurangi daya tariknya dalam jangka pendek. Dari sisi data, penjualan ritel AS November naik 0,6% menjadi USD 735,9 miliar, berbalik dari kontraksi Oktober dan melampaui ekspektasi pasar. Sementara itu, inflasi produsen (PPI) tercatat bertahan di kisaran 3% secara tahunan, memperkuat alasan The Fed untuk menahan pelonggaran kebijakan.

➡️ Baca analisis ekonomi dan pasar terkini di Newsmaker.id.

 

Sejumlah pernyataan pejabat The Fed juga mencerminkan sikap “wait and see”. Neel Kashkari menilai ekonomi AS masih relatif solid dan inflasi bergerak ke arah yang benar, meski belum sepenuhnya jinak. Laporan Beige Book turut menunjukkan aktivitas ekonomi tumbuh pada kecepatan “ringan hingga moderat”, lebih baik dibanding laporan sebelumnya.

➡️ Ingin mencoba memahami dampak data ekonomi terhadap emas tanpa risiko? Gunakan akun demo trading.

 

Dari sisi geopolitik, permintaan safe haven emas sedikit mereda setelah muncul sinyal bahwa ketegangan dengan Iran tidak semakin memburuk. Trump menyebut laporan menunjukkan eskalasi tekanan mulai mereda, meski ia tetap membuka kemungkinan langkah lebih keras jika situasi berubah. Namun, pasar belum sepenuhnya tenang. Isu independensi The Fed kembali mencuat seiring adanya tekanan politik terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, meskipun Trump menegaskan tidak berencana memecatnya. Kombinasi faktor ini membuat pergerakan emas masih rentan terhadap fluktuasi cepat—tertekan oleh data ekonomi yang kuat, namun tetap mendapat penopang dari ketidakpastian kebijakan dan geopolitik.

➡️ Untuk update cepat dan informasi resmi, ikuti Instagram Equityworld Futures Praxis

 

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *