Harga Perak Terkoreksi Tajam Usai Euforia Rekor, Pasar Mulai Waspada
Harga perak mengalami koreksi tajam setelah reli besar yang sebelumnya membawa logam putih ini mencetak rekor tertinggi. Pelemahan terjadi seiring meredanya kekhawatiran pasar terhadap rencana tarif Amerika Serikat atas impor mineral penting, ditambah aksi ambil untung setelah lonjakan harga yang sangat cepat dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar mulai memasuki fase penyesuaian setelah euforia ekstrem.
➡️ Untuk memahami peluang dan risiko trading logam mulia lebih lanjut, kunjungi website resmi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya.
Pada perdagangan intraday, harga perak sempat anjlok hingga 7,3% sebelum kembali sedikit stabil. Di sesi Asia, perak tercatat melemah sekitar 4,6% ke level USD 88,90 per ounce, sementara emas ikut terkoreksi 0,5% ke USD 4.602,44 per ounce. Pergerakan ini menegaskan bahwa setelah reli yang terlalu cepat, pasar cenderung rapuh dan mudah berbalik arah ketika pemicu utama mulai mereda.
➡️ Ikuti update market dan edukasi trading melalui Linktree resmi kami.
Pemicu utama koreksi datang dari sinyal kebijakan Washington. Presiden AS Donald Trump memilih untuk tidak langsung memberlakukan tarif baru atas impor mineral penting. Sebaliknya, ia membuka peluang negosiasi bilateral untuk menjaga pasokan, termasuk wacana penerapan harga dasar impor, bukan sekadar tarif persentase. Sikap ini dinilai mengurangi risiko kebijakan ekstrem yang sebelumnya dikhawatirkan dapat mengganggu pasar logam global.
➡️ Baca perkembangan berita ekonomi dan komoditas terbaru di Newsmaker.id.
Di sisi lain, volatilitas perak memang masih sangat tinggi. Pergerakan harga belakangan ini banyak dipengaruhi faktor teknikal, seperti arus margin, lindung nilai opsi, dan short covering. Akibatnya, pergerakan intraday menjadi lebih liar, level teknikal mudah ditembus, dan stop-loss cepat terpicu, meskipun tidak selalu didukung perubahan fundamental permintaan dan pasokan.
➡️ Ingin mempelajari dinamika teknikal tanpa risiko? Gunakan akun demo trading untuk simulasi.
Meski terkoreksi, dukungan terhadap logam mulia belum sepenuhnya hilang. Narasi safe haven masih kuat di tengah risiko geopolitik global serta isu independensi bank sentral AS. Oleh karena itu, koreksi harga perak saat ini lebih dipandang sebagai fase pendinginan setelah reli tajam, bukan sinyal berakhirnya tren utama dalam waktu dekat.
➡️ Untuk update cepat dan informasi resmi perusahaan, ikuti Instagram Equityworld Futures Praxis.
Sumber: Newsmaker.id
