0 0
Read Time:1 Minute, 9 Second

Harga Emas Melemah Setelah Trump Batalkan Rencana Tarif ke Eropa

 

Harga emas melemah pada perdagangan awal hari ini setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan rencana pemberlakuan tarif terhadap negara-negara Eropa. Keputusan tersebut diambil setelah Trump menyatakan bahwa telah tercapai sebuah โ€œkerangka kerja untuk kesepakatan di masa depanโ€ terkait isu Greenland, yang dinilai pasar mampu meredakan ketegangan geopolitik.

 

Sebelumnya, harga emas mencatat reli kuat selama tiga hari berturut-turut dan sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di atas USD 4.888 per troy ounce. Namun, sentimen pasar berubah cepat usai pernyataan Trump, mendorong investor mengurangi kepemilikan aset safe haven seperti emas.

 

Trump mengumumkan kesepakatan awal terkait Greenland melalui media sosial setelah bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte. Meski detail kesepakatan tidak diungkapkan secara rinci, pasar menilai langkah tersebut cukup untuk menurunkan risiko konflik politik antara Amerika Serikat dan Eropa.

 

Meredanya ketegangan global turut mendorong penguatan dolar AS. Bloomberg Dollar Spot Index tercatat naik sekitar 0,1%, yang secara teknis memberikan tekanan pada harga emas karena logam mulia tersebut diperdagangkan dalam denominasi dolar.

 

Pada pukul 07.36 waktu Singapura, harga emas tercatat turun 0,8% ke level USD 4.793,96 per troy ounce. Pergerakan negatif juga terjadi pada logam mulia lainnya, dengan perak turun 1,3% ke USD 91,86 per troy ounce, sementara platinum dan palladium turut melemah seiring perubahan sentimen pasar global.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *