0 0
Read Time:2 Minute, 41 Second

Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait IHSG Sesi 1 Ditutup Melemah Tipis, Turun 0,06% yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Sebanyak 348 saham naik, 353 turun,. Selain itu, 257 tidak bergerak.

Adapun pertumbuhan tertinggi berasal dari ekspor dengan besaran 7,03%. Selain itu, porsinya terhadap PDB 22,85%.

Amalia menjelaskan, untuk konsumsi rumah tangga, pertumbuhannya sebesar 4,98% sepanjang tahun lalu dengan distribusi terhadap PDB besarannya hingga 53,88%..

Kemudian teknologi, bahan baku,. Selain itu, kesehatan, masing-masing turun -1,6%, -1,43%, -1,25%, dan -1,03%. .

Kapitalisasi pasar mencapai Rp 14.676 triliun. .

Bank Mandiri (BMRI) naik 2%, Bank Syariah Indonesia (BRIS) naik 2,08%,. Selain itu, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) 1,29%, dan Bank Negara Indonesia ((BBNI) 0,22%. .

Sepanjang sesi 1, IHSG bergerak pada rentang 8.214,46–8.118,5.

Kendati IHSG mengalami koreksi, sejumlah saham blue chip yang tergabung di dalam indeks LQ45 menguat. Indeks LQ45 naik 0,45% dengan Unilever Indonesia (UNVR) melesat paling kencang, yakni 8,29%. .

Saham perbankan juga masih melanjutkan penguatan.

Lalu, untuk investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) pertumbuhannya mampu tembus 5,09%, dengan kontribusi ke PDB kedua terbesar, yakni 29,77%..

Laju pertumbuhan ekonomi ini mampu tumbuh jauh lebih cepat dari realisasi pada 2024 yang sebesar 5,03% yoy,. Selain itu, serupa dengan target pemerintah yang tertera dalam asumsi makro APBN 2025 sebesar 5,2% yoy..

IHSG kemudian bangkit, tetapi tidak cukup kuat. Selain itu, berakhir koreksi tipis pada jeda makan siang. .

Mengutip Refinitiv, konsumer siklikal menjadi pemberat utama dengan penurunan -1,75%.

Sedangkan impor tumbuhnya 4,77% dengan kontribusi minus 20,54%..

Diikuti konsumsi pemerintah yang tumbuh 2,5% dengan distribusi ke PDB 7,53%..

Sementara itu, Bank Tabungan Negara (BBTN) koreksi 1,12%, setelah menguat 9,39% pada perdagangan kemarin. .

Setelah melambung naik 0,83% pada awal perdagangan, indeks terjun ke level terendah sesi 1 pada sekitar pukul 10.00 WIB. .

Laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 mampu tumbuh ke level 5,11% ditopang oleh seluruh komponen pembentuknya..

Terakhir, untuk konsumsi LNPRT pertumbuhannya juga mampu ke level 5,13% dengan distribusi terhadap PDB 1,35%.

Adapun IHSG hari ini mendapatkan angin segar dari laporan Badan Pusat Statistik (BPS).

Nilai transaksi mencapai Rp 10,94 triliun, melibatkan 18,99 miliar saham dalam 1,51 juta kali transaksi.

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada perdagangan sesi 1 hari ini, Kamis (5/2/2026)..

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adhininggar Widyasanti mengatakan, komponen konsumsi masyarakat, investasi, hingga ekspor mampu tumbuh cepat mendorong laju pertumbuhan..

Volatilitas indeks masih terbilang tinggi.

Indeks ditutup turun 4,87 poin atau -0,06% ke level 8.141,85.

Perkembangan terkait IHSG Sesi 1 Ditutup Melemah Tipis, Turun 0,06% akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Sumber asli: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260205122304-17-708429/ihsg-sesi-1-ditutup-melemah-tipis-turun-006

Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures

Baca juga:

About Post Author

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *