Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh 10%-12% di 2026 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Dari sisi stabilitas sistem, program penjaminan juga diproyeksikan mencatatkan pertumbuhan 14-16% secara tahunan..
Sementara itu, piutang perusahaan pembiayaan diperkirakan tumbuh 6-8%, sejalan dengan meningkatnya aktivitas konsumsi. Selain itu, pembiayaan produktif.
“Mencermati berbagai tantangan. Selain itu, peluang yang dihadapi, serta kebijakan yang saat ini kami ambil, OJK optimistis kinerja sektor jasa keuangan akan tumbuh berkelanjutan pada 2026,” ujar Kiki dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2026, Kamis (5/2/2026)..
Kiki menjelaskan, pertumbuhan kredit perbankan sebesar 10%-12% tersebut akan ditopang oleh dana pihak ketiga (DPK) yang diproyeksikan tumbuh 7%-9%.
Aset industri asuransi diperkirakan tumbuh 5-7%, sementara aset dana pensiun (dapen) ditargetkan meningkat 10-12% pada 2026.
Pjs Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, proyeksi tersebut disusun dengan mempertimbangkan berbagai tantangan. Selain itu, peluang, serta kebijakan yang telah dan akan ditempuh otoritas untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkualitas..
Angka tersebut menunjukkan meningkatnya adopsi teknologi dalam layanan keuangan sekaligus perluasan inklusi keuangan nasional..
Dari pasar modal, penghimpunan dana ditargetkan mencapai Rp250 triliun sepanjang 2026, mencerminkan peran pasar modal sebagai sumber pembiayaan jangka panjang yang kian strategis..
Tak hanya perbankan, OJK juga memproyeksikan kinerja positif di subsektor lain.
Jakarta, CNBC Indonesia — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan pertumbuhan kredit perbankan di kisaran 10%-12% pada 2026, seiring optimisme regulator terhadap keberlanjutan kinerja sektor jasa keuangan di tengah tantangan global yang masih membayangi..
Di sektor keuangan digital, Kiki mengungkapkan total permintaan skor kredit diproyeksikan mencapai sekitar 200 juta permintaan, sedangkan nilai transaksi melalui agregator keuangan ditaksir menembus Rp27 triliun.
Dukungan likuiditas yang memadai dinilai menjadi fondasi utama bagi perbankan untuk tetap agresif menyalurkan pembiayaan ke sektor riil..
Perkembangan terkait OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh 10%-12% di 2026 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Sumber asli: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260205202456-17-708633/ojk-targetkan-kredit-perbankan-tumbuh-10-12-di-2026
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Rekor Kemenangan Emas Terhenti, Namun Prospek Jangka Panjang Masih Cerah
- Emas Antam Terus Meroket, Tembus Rp 1.204.000 per Gram
