0 0
Read Time:2 Minute, 20 Second

Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Rebound Bitcoin Bukan Akhir Koreksi? Analis Sebut Target Baru yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Indeks Dow Jones melonjak 918 poin atau 1,9%, sementara S&P 500 naik 1,4%. Selain itu, Nasdaq Composite menguat 1,5%.

Bitcoin kini masih berada sekitar 45% di bawah level tertingginya,. Selain itu, volatilitas tinggi dinilai menjadi sinyal peringatan..

Dengan volatilitas yang masih ekstrem. Selain itu, sentimen global yang rapuh, pergerakan Bitcoin ke depan diperkirakan tetap penuh gejolak.

Pada perdagangan Jumat,Β Bitcoin sempat melonjak hingga US$71.458 atau menguat lebih dari 11% dalam sehari.

Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β€” Pergerakan harga Bitcoin kembali memanas setelah aset kripto terbesar di dunia itu mencetak rebound tajam. Selain itu, menembus level US$70.000.

Penurunan Bitcoin ke bawah US$70.000 sebelumnya dianggap sebagai sinyal teknikal negatif.

“Kami melihat potensi counter-trend rally dalam jangka pendek, bisa bergerak sideways atau naik sedikit.

Meski demikian, sejumlah analis menilai rebound ini belum cukup kuat untuk mengubah tren besar.

Namun di balik reli tersebut, analis justru mengingatkan potensi koreksi lanjutan yang bisa menyeret Bitcoin jatuh jauh lebih dalam, bahkan hingga kisaran US$40.000..

Lembaga riset 10X Research memperkirakan Bitcoin berpotensi turun ke area US$50.000 setelah reli jangka pendek mereda..

Reli agresif ini dipicu aksi beli investor yang memanfaatkan harga diskon, setelah Bitcoin terkoreksi lebih dari 50% dari rekor tertingginya di atas US$126.000 pada Oktober tahun lalu..

Rebound tajam saat ini dinilai lebih sebagai technical bounce, bukan sinyal pembalikan tren, sehingga risiko koreksi lanjutan masih membayangi pasar kripto..

Bahkan, dalam skenario tekanan makro. Selain itu, risk-off yang lebih dalam, sejumlah pelaku pasar menilai level US$40.000 bukan lagi area yang mustahil untuk diuji..

Pergerakan Bitcoin juga sejalan dengan pemulihan aset berisiko global, di mana bursa saham AS menguat signifikan..

Saham-saham teknologi besar seperti Nvidia. Selain itu, Microsoft turut rebound tajam, mencerminkan kembalinya selera risiko (risk-on) investor..

Penguatan ini terjadi hanya sehari setelah Bitcoin nyaris menembus ke bawah level psikologis US$60.000, menyusul kejatuhan tajam hingga 15% pada Kamis sebelumnya..

Namun, kemungkinan besar Bitcoin akan mencetak level terendah baru dalam beberapa bulan ke depan,” ujar Markus Thielen dari 10X Research, mengutip CNBC.com, Minggu (8/2/2026)..

Perkembangan terkait Rebound Bitcoin Bukan Akhir Koreksi? Analis Sebut Target Baru akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Sumber asli: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260208053928-17-709137/rebound-bitcoin-bukan-akhir-koreksi-analis-sebut-target-baru

Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures

Baca juga:

About Post Author

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *