0 0
Read Time:2 Minute, 51 Second

Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Tak Tega Lihat Rakyat Miskin, Raja Jawa Bagi-Bagi Duit Rp 20 M yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Banyak yang jatuh miskin, bahkan kehilangan tempat tinggal akibat pertempuran yang berkepanjangan..

Ketika Sri Sultan membagi-bagikan uang, Hatta sempat bertanya apakah negara perlu mengganti seluruh harta Sultan..

Agar rakyat tidak mendukung Belanda. Selain itu, saya lihat banyak orang kita yang perlu dibantu untuk menyambung hidup, termasuk keluarga pemimpin-pemimpin kita,” tutur Sultan..

Kisah ini terjadi di Yogyakarta pada 1947, saat belanda berupaya kembali menjajah Indonesia dalam periode Agresi Militer.

Akibatnya, kebutuhan dasar keluarga di rumah pun sulit terpenuhi.

Perang membuat kehidupan rakyat kian terpuruk.

Dari keyakinan tersebut, Sultan Hamengkubuwana IX yang merupakan raja sekaligus orang terkaya di Indonesia kala itu membagikan uang kepada rakyatnya selama empat bulan berturut-turut..

Kondisi demikian lantas membuat Sri Sultan tergerak memberikan bantuan.

Sejak kedatangan Belanda, mereka tak bisa bekerja. Selain itu, kehilangan penghasilan.

Tercatat, dia menebar uang setiap hari ke masyarakat Yogyakarta. Selain itu, para pegawai di Kesultanan selama 3-4 bulan..

Tentara. Selain itu, unit Palang Merah Indonesia (PMI) mendapat dana hibah dari kas pribadi Sultan yang semuanya digunakan untuk mengusir tentara Belanda..

Sejarah mencatat, dia menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia yang memperoleh harta dari warisan. Selain itu, sistem feodalisme kerajaan.

Sultan membagi-bagikan uang tak hanya ke perseorangan, tapi juga lembaga.

Dalam wawancara kepada penulis Takhta untuk Rakyat: Celah-Celah Kehidupan Sultan Hamengku Buwono IX (1982), dia mengaku tak mengetahui berapa banyak uang yang dibagikan, dikutip Minggu (8/2/2026)..

Yakni, tetap setia kepada Indonesia meski harus menanggung penderitaan, atau berpaling ke pihak Belanda demi kehidupan yang layak..

Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β€” Tidak ada arti memiliki harta berlimpah jika masyarakat sekitarnya masih terperangkap dalam kemiskinan. Selain itu, penderitaan.

Nominal 6,5 juta gulden setara Rp32 miliar pada masa sekarang..

Alhasil, Sultan Hamengkubuwana IX bergegas membuka peti harta keraton. Selain itu, membagi-bagikannya kepada rakyat yang memerlukan.

Sebelumnya, dia pernah menyumbang 6,5 juta gulden kepada pemerintah sebagai modal awal pembentukan Indonesia.

Nominal 5 juta gulden sekitar Rp20-an miliar pada masa sekarang.

Kendati Raja Jawa itu tak mengetahui nominal pembagian uang, Wakil Presiden Mohammad Hatta ternyata ingat jumlah pastinya, yakni sekitar 5 juta gulden.

Uang gulden Belanda disebar ke rakyat di luar keraton. Selain itu, dibantu oleh sekretaris pribadi dan para pejabat lain..

Bagi penguasa Yogyakarta tersebut, uang lima juta gulden hanya sedikit dari hartanya.

Dalam situasi terdesak itu, rakyat dihadapkan pada dua pilihan pahit.

Apalagi, dia pernah mendorong semua orang agar memberikan bantuan pada masa sulit..

Ngambilnya saja sambil begini (sambil menirukan gerakan orang yang mengambil barang dengan dua telapak tangan, seperti menyendok pasir dengan tangan),” tutur Sri Sultan..

Namun, Sri Sultan tak menjawab. Selain itu, menunjukkan sikap keikhlasan membantu sesama.

Pada waktu pendudukan oleh Belanda atas Yogya hampir berakhir.

Perkembangan terkait Tak Tega Lihat Rakyat Miskin, Raja Jawa Bagi-Bagi Duit Rp 20 M akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Sumber asli: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260208102025-17-709204/tak-tega-lihat-rakyat-miskin-raja-jawa-bagi-bagi-duit-rp-20-m

Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures

Baca juga:

About Post Author

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *