0 0
Read Time:2 Minute, 32 Second

Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Rupiah Lanjut Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp16.790 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini disebabkan mulai terbentuknyakepercayaan pelakupasar keuangan terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang memang kuat..

Tapi ada bold communication dari pemerintah. Selain itu, regulator yang membuat market confidence lagi dan BI selalu sampaikan bahwa BI tetap di pasar menjaga stabilitas rupiah dan BI lakukan smart intervention,” paparnya..

“Dua hari lalu saat MSCI ada laporan. Selain itu, gejolak, ada apa ini.

Destry menegaskan, dalam meningkatkan kepercayaan pelaku pasar keuangan, pemerintah. Selain itu, BI terus konsisten membangun komunikasi yang jelas beberapa hari terakhir.

Selama perdagangan hari ini, rupiah bergerak di rentang level Rp16.769 – Rp16.790/US$..

“Ini posisi kita year to date, setelah rupiah melemah dalam 3 hari kini mulai menguat.

Meski demikian, pada perdagangan sebelumnya DXY ditutup melemah tajam sebesar 0,83% di level 96,816..

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda ditutup pada posisi Rp16.790/US$ atau terapresiasi tipis 0,03%.

Komunikasi terkait kondisi fundamental ekonomi yang kuat inilah kata dia yang sudah diterima pelaku pasar keuangan..

Isu tersebut memunculkan kekhawatiran berkurangnya permintaan asing terhadap aset berdenominasi dolar AS..

Hal ini sekaligus melanjutkan penguatan rupiah di perdagangan sebelumnya, dikala rupiah menguat 0,39% di level Rp16.795/US$..

Destry pun memastikan, BI akan terus berada di pasar keuangan untuk memastikan stabilitas pergerakan nilai tukar rupiah terjaga ke arah penguatan, sesuai dengan fundamental ekonomi, yang ditunjukkan oleh pertumbuhan ekonomi makin cepat hingga tekanan inflasi yang terkendali di kisaran target 2,5% plus minus 1%..

Kondisi ini membuat pelaku pasar cenderung menahan posisi pada dolar. Selain itu, memilih menunggu kepastian sehingga memberi ruang bagi mata uang lain termasuk rupiah untuk menguat..

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) per pukul 15.00 WIB terpantau mengalami penguatan 0,08% di level 96,898.

// .

Sementara itu, rupiah juga mendapatkan dukungan dari eksternal seiring tren pelemahan dolar AS yang tengah terjadi di pasar global..

Hari ini Rp 16.700-an,” kata Destry dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa..

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah kembali ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (10/2/2026)..

Tekanan terhadap dolar meningkat setelah laporan beberapa menyebut regulator China mengimbau lembaga keuangan untuk menahan laju kepemilikan surat utang pemerintah AS.

Perkembangan terkait Rupiah Lanjut Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp16.790 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Sumber asli: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260210151811-17-709891/rupiah-lanjut-menguat-nilai-tukar-dolar-as-turun-ke-rp16790

Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures

Baca juga:

About Post Author

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *