Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Hasil Lengkap Pertemuan Kedua Bursa Efek Indonesia dengan MSCI yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menjelaskan pertemuan tersebut membahas detail dari tiga rencana aksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada MSCI..
Bursa menargetkan data pemegang saham di atas 1% akan dipublikasi pada akhir Februari atau awal Maret bersamaan dengan penerbitan shareholders concentration risk.
Tentunya dengan implementasi ini akan lebih meningkatkan transparansi. Selain itu, integritas pasar kita ke depannya,” jelas Jeffrey dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, dikutip Kamis (12/2/2026)..
Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β Bursa Efek Indonesia (BEI) telah bertemu dengan penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada 11 Februari 2026.
Seluruh proposal yang disampaikan kepada MSCI juga akan diberikan kepada seluruh penyedia indeks lainnya serta kepada publik..
Sementara untuk implementasi aturan free float 15%, BEI menegaskan komitmennya menjalankan kebijakan tersebut guna meningkatkan kualitas pasar..
Di sisi lain, data investor yang lebih granular direncanakan dirilis pada akhir Maret 2026..
Salah satu hal yang dibahas adalah penyediaan data shareholder concentration list..
Ketiga rencana aksi itu mencakup disclosure atas pemegang saham di atas 1%, penyediaan data investor yang lebih granular, serta progres implementasi Peraturan I-A tentang pencatatan yang menaikkan ketentuan free float dari 7,5% menjadi 15%..
Ia menjelaskan, terkait disclosure pemegang saham di atas 1%. Selain itu, data investor yang lebih rinci, BEI telah kembali mempresentasikan perkembangan terbarunya dalam pertemuan tersebut.
“Kami juga akan menerbitkan shareholders concentration list atau daftar saham yang terindikasi memiliki pemegang saham yang terkonsentrasi, yang juga sudah diterapkan di Hongkong.
Hal ini disebabkan oleh masih banyak detail yang didiskusikan lebih lanjut sehingga Jeffrey menambahkan pertemuan dengan MSCI bersifat non-publish.
Perkembangan terkait Hasil Lengkap Pertemuan Kedua Bursa Efek Indonesia dengan MSCI akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Hang Seng Melemah 0,87% ke 24.072 β Sentimen Pasar Asia Masih Tertekan
- Harga Emas Antam Naik Tajam, Tembus Rp 1,891 Juta per Gram!
