0 0
Read Time:1 Minute, 50 Second

Harga emas kembali menguat pada perdagangan Rabu (18/2) setelah sebelumnya sempat menyentuh level terendah dalam sepekan. Penguatan ini terjadi di tengah sikap hati-hati pelaku pasar yang menunggu petunjuk baru terkait arah kebijakan moneter Federal Reserve. Sebelumnya, logam mulia sempat tertekan akibat meningkatnya optimisme pasar terhadap perkembangan geopolitik global.

Emas spot tercatat naik sekitar 2% ke level US$4.975,09 per ons, sementara emas berjangka Amerika Serikat menguat 1,5% menjadi US$4.980,24 per ons. Kenaikan tersebut sekaligus menjadi pemulihan setelah tekanan besar yang terjadi pada sesi perdagangan sebelumnya. Untuk mendapatkan informasi market dan update finansial lainnya, kunjungi juga Newsmaker Indonesia.

Pada sesi Selasa, harga emas sempat melemah lebih dari 2% setelah muncul kabar adanya kemajuan dalam negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran. Sentimen tersebut mendorong peningkatan risk appetite investor sehingga kebutuhan terhadap aset safe haven seperti emas untuk sementara waktu menurun. Selain itu, penguatan indeks dolar AS turut memberikan tekanan tambahan karena membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Di sisi lain, ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga The Fed dalam waktu dekat mulai mereda. Hal tersebut membuat investor lebih berhati-hati dalam mengambil posisi di pasar logam mulia. Meski demikian, sejumlah analis menilai pelemahan emas saat ini masih tergolong koreksi sehat di tengah kondisi ketidakpastian ekonomi global yang tetap tinggi. Ikuti perkembangan dan edukasi trading terbaru melalui sosial media resmi Equityworld Futures Praxis Official Instagram.

Analis dari ING menyebutkan bahwa fundamental emas masih cukup kuat, terutama jika ketidakpastian ekonomi dan geopolitik kembali meningkat. Mereka juga melihat potensi minat beli kembali muncul ketika likuiditas pasar Asia mulai kembali normal. Fokus investor saat ini tertuju pada rilis FOMC Meeting Minutes dan data inflasi PCE Amerika Serikat yang dinilai dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai arah suku bunga The Fed ke depan.

Sementara itu, logam mulia lainnya juga bergerak menguat. Harga perak melonjak lebih dari 5% ke level US$77,375 per ons, platinum naik sekitar 3% menjadi US$2.079,10 per ons, dan tembaga turut mencatat kenaikan. Bagi Anda yang ingin mencoba pengalaman trading secara langsung, silakan akses akun demo trading melalui Demo Trading EWF atau pelajari profil perusahaan lebih lengkap di PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *