Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait IHSG Dibuka Menguat 0,29% ke Level 8.235 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pagi ini, Rabu (18/2/2026).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mencetak laba bersih Rp3,5 triliun pada 2025, meningkat 16% dibanding tahun sebelumnya..
Saat ini, perhatian pasar akan beralih pada musim rilis keuangan. Selain itu, buyback yang berlanjut.
Hal ini disebabkan oleh gerak indeks yang koreksi selama dua hari pada pekan lalu, menunjukkan gerak yang berlanjut sideways dulu. sehingga Posisi IHSG kini sedang menguji resistance MA100 daily di level kisaran 8400, posisi ini rasanya masih sulit di tembus.
Meski demikian, banyak pasar modal Asia masih libur merayakan tahun baru China..
Bila dibandingkan dengan capaian 2024, laba emiten bersandi BMRI ini naik 0,93% secara tahunan (yoy)..
Indeks S&P 500 yang menjadi acuan pasar yang lebih luas naik 0,1%. Selain itu, ditutup pada 6.843,22, sementara Nasdaq Composite naik 0,14% dan ditutup pada 22.578,38.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengantongi laba bersih konsolidasi Rp 56,3 triliun sepanjang 2025.
Nilai transaksi pagi ini mencapai Rp 378,74 miliar, melibatkan 765,96 juta saham dalam 68.599 kali transaksi..
Sementara itu, tadi pagi Indeks S&P 500 menguat tipis, dengan penurunan saham-saham perangkat lunak membatasi kenaikan indeks tersebut..
Ramadan merupakan puncak konsumsi di Indonesia sehingga diharapkan bisa ikut menggeliatkan ekonomi serta pasar saham Indonesia..
Sebanyak 282 saham naik, 91 turun, dan 314 belum bergerak.
PT Bank Negara Indonesia (BBNI) laporkan laba bersih Rp 20,04 triliun di 2025, turun 6,63% dari tahun sebelumnya.
Pelaku pasar juga mengarahkan fokus pada laporan keuangan sederet emiten.
Sejumlah bank raksasa juga sudah merilis laporan keuangan.
Mayoritas emiten yang sudah merilis kinerja keuangan 2025 adalah perbankan.
Selang satu menit setelah dibuka, IHSG semakin menguat. Selain itu, tercatat naik hingga 0,65%..
Setidaknya sudah ada 18 emiten yang rilis laporan keuangan sepanjang 2025 pada akhir pekan lalu..
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) memimpin dengan pertumbuhan EPS tahunan pada kuartal IV/2025 lebih dari 1000%.
Sementara itu, indeks utama pasar ekuitas Asia dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini, Rabu (18/2/2025).
Indeks saham Australia juga tercatat mengalami penguatan moderat pagi ini.
Hal ini berkat divestasi bisnis es krim yang terjadi pada Desember lalu..
Hal ini disebabkan oleh pengiriman ke Asia. Selain itu, Eropa Barat melonjak. sehingga Indeks Nikkei 225 tercatat menguat 0,73% pagi ini seiring dengan ekspor Jepang naik 16,8% secara tahunan pada bulan Januari, jauh melampaui ekspektasi pasar dan tumbuh pada laju tercepat sejak November 2022.
Hal ini disebabkan oleh hanya buka tiga hari, ditambah nuansa Ramadan kian dekat. sehingga Pekan ini, pasar juga akan terasa pendek.
Hari ini merupakan perdagangan perdana pasar modal RI setelah libur dua hari dalam rangka perayaan Imlek..
Hal ini disebabkan oleh masih libur perayaan tahun baru China. sehingga Sementara itu indeks saham Korea Selatan KOSPI, indeks acuan China. Selain itu, Hong Kong serta indeks acuan Singapura hari ini tidak diperdagangkan.
Namun, perlu diantisipasi support terkini di MA200 daily di level 7800, menjadi penentu tren sideways yang masih bertahan, jika ini ditembus IHSG bisa downtrend lagi..
Namun, katalis besar berikutnya minggu ini kemungkinan besar adalah pembacaan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi yang akan dirilis pada hari Jumat..
Nampaknya, tren laba UNVR masih bisa naik pada kuartal I/2026 mengingat mereka juga menjual bisnis teh Sariwangi ke grup Djarum.
Dow Jones Industrial Average naik 32,26 poin, atau 0,07%,. Selain itu, ditutup pada 49.533,19..
Indeks dibuka naik 23,54 poin atau 0,29% ke level 8.235,81.
Sebaliknya, jika minggu ini terbentuk higher low baru, gerak menuju resistance selanjutnya bisa semakin terbuka, setidaknya IHSG diharapkan bisa menutup gap down dulu di area 8700..
Meski begitu, perlu dicatat itu adalah aksi one-off saja, artinya untuk ke depan pendapatan sebesar itu tidak akan berulang..
Pelaku pasar diketahui masih akan mengamati risalah pertemuan Federal Reserve bulan Januari.
Perkembangan terkait IHSG Dibuka Menguat 0,29% ke Level 8.235 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Pasar Saham Jepang Pulih dengan Kenaikan Nikkei 1,97% Didorong Lonjakan Saham Teknologi dan Pelemahan Yen
- Emiten Bakrie (VKTR) Gandeng 2 Perusahaan Ini Garap Bus Listrik
