0 0
Read Time:1 Minute, 42 Second

Harga perak (XAG/USD) kembali melanjutkan penguatannya untuk sesi kedua berturut-turut pada perdagangan Asia hari Kamis. Logam mulia tersebut bergerak mendekati level US$78 per troy ounce seiring meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik global yang masih tinggi.

Penguatan perak didorong oleh memanasnya sentimen pasar setelah pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran belum menghasilkan kesepakatan yang signifikan. Teheran memang menyebut adanya β€œpemahaman umum” terkait kerangka negosiasi nuklir, namun pihak AS menilai Iran masih belum memenuhi sejumlah tuntutan utama Washington. Kondisi ini membuat pasar tetap waspada terhadap potensi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Simak berita market dan perkembangan ekonomi global lainnya melalui Newsmaker Indonesia.

Selain isu AS-Iran, ketidakpastian geopolitik global juga turut meningkatkan daya tarik logam mulia seperti perak. Dalam kondisi pasar yang penuh risiko, investor cenderung mencari instrumen yang dianggap lebih aman untuk menjaga nilai aset mereka. Situasi tersebut membuat permintaan terhadap aset safe haven tetap terjaga meskipun pasar keuangan global masih bergerak fluktuatif.

Namun demikian, penguatan harga perak masih menghadapi tekanan dari sisi dolar Amerika Serikat yang tetap solid. Dolar AS bertahan kuat setelah risalah rapat Federal Reserve menunjukkan nada kebijakan yang cenderung hawkish. Pelaku pasar kini mulai mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat, sehingga menopang penguatan dolar dan imbal hasil obligasi AS. Untuk mendapatkan update market harian serta edukasi trading lainnya, kunjungi juga Instagram Equityworld Praxis Official.

Risalah FOMC bahkan kembali membuka kemungkinan kenaikan suku bunga apabila inflasi AS masih bertahan tinggi. Meskipun sebagian pejabat The Fed juga mempertimbangkan peluang pelonggaran apabila inflasi mulai menurun, pasar melihat bank sentral AS masih akan mempertahankan kebijakan ketat lebih lama. Kondisi ini meningkatkan opportunity cost bagi investor untuk memegang aset tanpa imbal hasil seperti perak.

Ke depan, pergerakan harga perak diperkirakan masih akan dipengaruhi perkembangan geopolitik global, arah kebijakan Federal Reserve, dan pergerakan dolar AS. Investor akan terus mencermati berbagai data ekonomi Amerika Serikat untuk mencari petunjuk terkait arah suku bunga berikutnya. Pelajari lebih lanjut peluang trading komoditas bersama PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya dan coba simulasi trading melalui Demo Trading EWF.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *