0 0
Read Time:1 Minute, 50 Second

Harga perak menguat hampir 2% mendekati level US$90 per ons pada perdagangan Jumat dan berada di jalur mencatat kenaikan mingguan kedua secara berturut-turut. Penguatan ini didorong oleh meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian kebijakan tarif Amerika Serikat serta tingginya risiko geopolitik global.

Pelaku pasar saat ini masih mencermati dinamika kebijakan perdagangan di Washington setelah Mahkamah Agung AS membatalkan skema tarif β€œresiprokal” berskala luas yang sebelumnya diterapkan pemerintah. Sebagai penggantinya, pemerintah AS memberlakukan tarif global baru sebesar 10% dengan kemungkinan kenaikan hingga 15% terhadap sejumlah negara tertentu. Ketidakpastian arah kebijakan tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi terganggunya hubungan perdagangan internasional.

Kondisi tersebut membuat investor kembali meningkatkan kepemilikan logam mulia sebagai instrumen lindung nilai. Perak menjadi salah satu aset yang paling diuntungkan karena selain berfungsi sebagai safe haven, logam ini juga memiliki permintaan industri yang cukup tinggi di pasar global.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai peluang investasi dan trading logam mulia maupun komoditas global lainnya, kunjungi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya. Anda juga dapat mencoba simulasi trading secara langsung melalui Demo Account Trading EWF guna memahami dinamika pasar dan fitur transaksi secara real-time.

Meski demikian, pelaku pasar juga menilai ruang kenaikan perak tidak sepenuhnya bebas hambatan. Pergeseran nada yang lebih hawkish dari sejumlah pejabat Federal Reserve berpotensi membatasi reli logam mulia, terutama apabila data ekonomi Amerika Serikat tetap menunjukkan kondisi yang solid. Ekspektasi bahwa suku bunga akan bertahan tinggi lebih lama menjadi salah satu faktor yang terus dipantau investor.

Dari sisi geopolitik, perhatian pasar masih tertuju pada perkembangan pembicaraan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Kedua negara sepakat melanjutkan negosiasi pada pekan depan setelah pembicaraan di Jenewa menunjukkan adanya kemajuan. Meski jalur diplomasi masih berjalan, ketidakpastian hasil akhir negosiasi tetap menjaga permintaan terhadap aset defensif seperti perak dan emas.

Pelaku pasar juga masih mewaspadai potensi eskalasi ketegangan di Timur Tengah yang dapat memengaruhi stabilitas pasar global. Selama ketidakpastian geopolitik dan kebijakan perdagangan masih tinggi, minat investor terhadap logam mulia diperkirakan tetap kuat dalam jangka pendek.

Ikuti update market, analisis trading, dan berita ekonomi terbaru melalui Instagram Equityworld Praxis Official serta jaringan sosial media resmi perusahaan di Linktree EWF Praxis. Informasi finansial dan perkembangan pasar global lainnya juga dapat Anda baca melalui Newsmaker.id.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *