Harga emas bergerak relatif stabil pada perdagangan Asia Rabu dengan diperdagangkan di kisaran US$5.190 hingga mendekati US$5.200 per troy ounce. Stabilnya pergerakan emas terjadi setelah pasar mulai meredakan kekhawatiran terhadap konflik Timur Tengah menyusul munculnya sinyal bahwa ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi tidak berlangsung terlalu panjang.
Sentimen pasar membaik setelah Presiden AS Donald Trump menyampaikan bahwa operasi militer AS di Iran diperkirakan segera berakhir, meski belum memberikan kepastian waktu secara rinci. Pernyataan tersebut ikut menekan harga minyak dunia dan membantu meredakan kekhawatiran inflasi global yang sebelumnya sempat meningkat akibat konflik geopolitik.
Dapatkan update market harian, edukasi trading, dan informasi ekonomi terbaru melalui Instagram Equityworld Praxis serta seluruh kanal resmi perusahaan di Linktree Equityworld Praxis.
Meski kondisi pasar terlihat lebih tenang, investor masih tetap berhati-hati terhadap perkembangan situasi di Timur Tengah. Iran dikabarkan kembali memperingatkan potensi gangguan terhadap ekspor minyak kawasan apabila serangan dari AS dan Israel terus berlanjut. Sementara itu, pemerintah AS juga menegaskan akan mengambil langkah tegas jika jalur distribusi energi melalui Selat Hormuz terganggu.
Bagi pasar emas, kondisi tersebut menciptakan dua sentimen yang saling bertolak belakang. Penurunan harga minyak memang membantu meredakan tekanan inflasi sehingga mendukung stabilitas pasar keuangan. Namun, jika konflik kembali memanas atau berlangsung lebih lama dari perkiraan, permintaan terhadap aset safe haven seperti emas diperkirakan dapat kembali meningkat secara signifikan.
Fokus pelaku pasar berikutnya kini tertuju pada rilis data inflasi Amerika Serikat atau Consumer Price Index (CPI) untuk Februari. Inflasi utama diperkirakan berada di level 2,4% secara tahunan, sedangkan inflasi inti diproyeksikan sekitar 2,5%. Jika data aktual lebih tinggi dari estimasi pasar, dolar AS berpotensi menguat dan menekan harga emas dalam jangka pendek. Sebaliknya, data inflasi yang lebih rendah dapat membuka peluang penguatan lanjutan bagi logam mulia.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai layanan dan produk trading dari PT Equityworld Futures Praxis Surabaya, Anda juga dapat mencoba simulasi transaksi melalui Demo Account Equityworld Futures. Informasi berita ekonomi dan market terbaru lainnya juga tersedia di Newsmaker Indonesia.
