Harga perak bergerak menguat pada perdagangan Jumat (6/3) mengikuti pemulihan yang terjadi di pasar logam mulia global. XAG/USD tercatat naik sekitar 2,5% dan diperdagangkan di kisaran US$84,35 per ons setelah sebelumnya mengalami tekanan cukup tajam dalam beberapa sesi terakhir.
Meski mengalami kenaikan harian, performa perak secara mingguan masih berada di zona negatif. Dalam lima hari perdagangan terakhir, harga perak tercatat melemah sekitar 10% dibandingkan penutupan pekan sebelumnya. Volatilitas tersebut dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, lonjakan biaya energi, serta penguatan dolar AS yang mendorong investor mengalihkan likuiditas ke aset berbasis USD.
Ikuti terus perkembangan market global, analisa harian, dan edukasi trading terbaru melalui Instagram Equityworld Praxis serta sosial media resmi perusahaan di Linktree Equityworld Praxis.
Dari sisi fundamental, konflik ASβIsrael dengan Iran yang memasuki hari ketujuh masih menjadi perhatian utama pasar. Ketidakpastian geopolitik membuat permintaan aset safe haven tetap tinggi, termasuk pada sektor logam mulia. Selain itu, gangguan pasokan energi global turut meningkatkan kekhawatiran inflasi yang membuat pergerakan pasar menjadi lebih sensitif terhadap perkembangan terbaru dari kawasan Timur Tengah.
Sementara itu, ekspektasi kebijakan moneter AS juga menjadi faktor penting bagi arah pergerakan perak. Data ekonomi Amerika Serikat yang masih cukup solid serta kenaikan harga energi membuat pasar mulai menunda harapan pemangkasan suku bunga Federal Reserve. Kondisi tersebut biasanya menjadi tantangan bagi logam mulia karena dolar dan imbal hasil obligasi cenderung menguat.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai layanan dan produk trading dari PT Equityworld Futures Praxis Surabaya, Anda juga dapat mencoba simulasi transaksi melalui Demo Account Equityworld Futures. Dapatkan pula berita ekonomi dan market terbaru lainnya di Newsmaker Indonesia.
