Harga perak mengalami tekanan signifikan pada perdagangan Kamis (2/4), jatuh hampir 5% ke sekitar $71 per ons. Penurunan ini dipicu oleh penguatan dolar AS serta lonjakan harga minyak setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menegaskan sikap agresif terhadap Iran, yang meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik berkepanjangan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai profil perusahaan dan layanan resmi, Anda dapat mengunjungi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya
Pernyataan Donald Trump yang menyebut pasukan AS “hampir mencapai” target militer di Iran, namun tanpa kejelasan strategi keluar atau jadwal akhir konflik, menambah ketidakpastian di pasar global. Ia juga menegaskan kemungkinan serangan lanjutan dalam dua hingga tiga minggu ke depan, sementara Iran membantah klaim terkait permintaan gencatan senjata dan menegaskan kendali atas Selat Hormuz tetap berada di tangan IRGC.
Untuk update analisis dan perkembangan pasar terbaru, Anda dapat mengikuti kanal resmi kami di Linktree EWF Praxis
Di tengah meningkatnya ketegangan tersebut, penguatan dolar AS sebagai aset safe haven turut memberikan tekanan tambahan pada logam mulia seperti perak. Kondisi ini diperparah oleh lonjakan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi global, sehingga pasar mulai mengantisipasi kemungkinan kebijakan moneter yang lebih ketat dari Federal Reserve.
Bagi Anda yang ingin mencoba simulasi trading tanpa risiko, Anda dapat mengakses akun demo resmi di Demo Trading Account
Secara keseluruhan, perak telah turun lebih dari 20% sejak konflik dimulai pada akhir Februari, menunjukkan tekanan yang berkelanjutan pada aset logam mulia di tengah meningkatnya volatilitas global. Kenaikan ekspektasi suku bunga membuat biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil menjadi lebih tinggi, sehingga semakin menekan harga perak di pasar.
Untuk membaca berita dan analisis ekonomi lainnya, Anda dapat mengunjungi portal berita kami di News Market Update
Ke depan, volatilitas pasar komoditas diperkirakan masih akan tetap tinggi, dengan arah konflik Iran dan status Selat Hormuz menjadi faktor utama yang terus diperhatikan investor. Pergerakan harga perak kemungkinan besar akan sangat sensitif terhadap setiap perkembangan geopolitik maupun perubahan ekspektasi kebijakan moneter global.
Jangan lupa untuk selalu mengikuti update terbaru melalui Instagram resmi kami di Instagram Equityworld Praxis
