0 0
Read Time:1 Minute, 49 Second

Harga emas dan perak kembali melemah tajam, seiring tekanan jual yang juga melanda logam industri dan pasar saham setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak memberikan kejelasan terkait jadwal berakhirnya perang di Timur Tengah. Emas spot tercatat turun sekitar 3% ke kisaran US$4.670 per troy ounce, sementara perak merosot lebih dari 5% dalam satu sesi perdagangan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai profil perusahaan dan layanan resmi, Anda dapat mengunjungi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya

Tekanan utama pada pasar logam mulia dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran bahwa lonjakan harga minyak akan kembali mendorong inflasi global. Kondisi ini membuat ekspektasi bahwa bank sentral akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi semakin menguat, yang secara historis menjadi sentimen negatif bagi emas karena tidak memberikan imbal hasil seperti aset berbunga lainnya.
Untuk update analisis dan informasi pasar terkini, Anda dapat mengikuti kanal resmi kami di Linktree EWF Praxis

Sejak konflik dimulai, emas tercatat telah terkoreksi sekitar 11% dari level tertinggi historisnya. Hal ini mencerminkan perubahan persepsi investor, dari menjadikan emas sebagai aset lindung nilai menjadi aset yang justru rentan terhadap aksi likuidasi saat volatilitas meningkat di pasar global.
Bagi Anda yang ingin mencoba simulasi trading tanpa risiko, Anda dapat mengakses akun demo resmi di Demo Trading Account

Selain faktor fundamental, koreksi pada perdagangan Kamis juga dipengaruhi aksi ambil untung menjelang libur panjang Paskah. Banyak pelaku pasar memilih mengurangi eksposur risiko untuk mengantisipasi ketidakpastian selama periode pasar tutup, yang turut mempercepat tekanan jual di berbagai aset.
Untuk membaca berita dan analisis ekonomi lainnya, Anda dapat mengunjungi portal berita kami di News & Market Update

Dari sisi sentimen global, tidak adanya kejelasan timeline dari Presiden Trump terkait penyelesaian konflik membuat ekspektasi de-eskalasi melemah. Di saat yang sama, kenaikan harga minyak kembali memperkuat narasi kebijakan moneter yang lebih ketat, sehingga menekan daya tarik logam mulia dalam jangka pendek.
Jangan lupa untuk selalu mengikuti update terbaru melalui Instagram resmi kami di Instagram Equityworld Praxis

Secara keseluruhan, volatilitas pasar diperkirakan masih akan tetap tinggi karena arah konflik geopolitik dan dinamika harga energi masih menjadi faktor utama penggerak sentimen. Emas dan perak kemungkinan masih akan bergerak sensitif terhadap perubahan ekspektasi suku bunga serta perkembangan situasi di jalur energi global seperti Selat Hormuz.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *