Harga perak kembali mengalami tekanan tajam pada perdagangan Selasa (7/4), turun lebih dari 3% ke sekitar US$70 per ons dan menyentuh level terendah dalam lebih dari satu pekan terakhir. Meskipun ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran terus meningkat, pasar justru lebih fokus pada penguatan dolar AS dan ekspektasi suku bunga tinggi yang masih membebani aset logam mulia.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai layanan dan profil perusahaan resmi, Anda dapat mengunjungi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya
Sentimen pasar memburuk setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran, termasuk tuntutan pembukaan kembali Selat Hormuz dan penghentian konflik sebelum tenggat waktu tertentu. Di sisi lain, Iran melaporkan adanya serangan terhadap Pulau Kharg yang merupakan pusat ekspor minyak penting, serta ancaman serangan balasan apabila tekanan militer terus meningkat. Situasi ini memperbesar ketidakpastian global dan menjaga volatilitas pasar tetap tinggi.
Untuk update analisis pasar dan informasi terbaru, Anda dapat mengikuti kanal resmi kami di Linktree EWF Praxis
Walaupun konflik geopolitik biasanya mendukung permintaan safe haven, kali ini pasar lebih menyoroti dampak makroekonomi dari lonjakan harga energi terhadap inflasi global. Kenaikan harga minyak membuat pelaku pasar memperkirakan bank sentral, khususnya Federal Reserve, akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, sehingga menekan daya tarik aset non-yield seperti perak.
Bagi Anda yang ingin mencoba simulasi trading tanpa risiko, Anda dapat mengakses akun demo resmi melalui Demo Trading Account
Secara tren jangka menengah, harga perak kini masih berada sekitar 25% di bawah level sebelum konflik dimulai. Penguatan dolar AS dan memudarnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed menjadi faktor utama yang menekan harga logam mulia dalam beberapa pekan terakhir. Selain itu, volatilitas energi dan aksi likuidasi lintas aset turut memperbesar tekanan jual di pasar komoditas.
Untuk membaca berita dan perkembangan ekonomi lainnya, Anda dapat mengunjungi portal berita kami di News Market Update
Ke depan, arah pergerakan perak diperkirakan masih akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan konflik Timur Tengah, pergerakan dolar AS, serta kebijakan moneter global. Selama ekspektasi suku bunga tinggi bertahan dan ketidakpastian ekonomi meningkat, pasar perak kemungkinan akan tetap bergerak fluktuatif dalam jangka pendek.
Jangan lupa untuk selalu mengikuti update terbaru melalui Instagram resmi kami di Instagram Equityworld Praxis
